Berita

Politik

Rizal Ramli Serius Tanya, Apa Itu Mobile Legend, Dan Apa Pentingnya Bagi Indonesia

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 14:49 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Capres Joko Widodo yang sudah 4,5 tahun berkuasa di negeri ini dalam debat tadi malam (Sabtu, 13/4) sempat melemparkan sebuah pertanyaan kepada capres Prabowo Subianto mengenai e-sport Mobile Legend.

“Pertanyaan kami singkat. Apa yang akan Bapak Prabowo lakukan dalam rangka pengembangan ekonomi digital. Dalam hal ini pengembangan e-sport mobile legend," tanya Jokowi.

Atas pertanyaan itu, Prabowo memilih mempersilakan cawapres Sandiaga Uno untuk menjawab pertanyaan itu.


“Do you wanna test your vice president? OK,” ujar Sandi memulai disambut tepuk tangan pendukung.

Seperti Prabowo, Sandiaga Uno juga tidak mau terjebak pada hal-hal sepele yang sering dijadikan senjata oleh Jokowi.

Di luar dugaan, Sandiaga Uno mengembangkan persoalan yang diajukan Jokowi itu menjadi sebuah tema yang sangat menarik dan mengaitkannya dengan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda yang disebutnya generasi POP, singkatan dari positive, optimist dan productive.

“Strategi kami sangat jelas, kembali kepada entrepreneurship,” jawab Sandi.

Jangan sampai Indonesia dengan pasar yang sangat besar ini hanya fokus untuk diserbu oleh produk-produk impor, termasuk produk-produk e-sport,” urai Sandi lagi.

Selama Sandi memberikan penjelasan, Prabowo terlihat ikut menyimak.

Adapun tatapan mata Jokowi tampak kerap mengawang, dan Maruf Amin yang berdiri di sampingnya sibuk membaca-baca catatan.

Ini salah satu babak menarik dalam debat tadi malam di Hotel Sultan, Jakarta itu.

Sandi menegaskan, pemerintahan Prabowo-Sandi akan memfasilitas e-sport agar Indonesia juga bisa memiliki juara-juara di tingkat dunia. Namun dia menambahkan, tidak ingin gara-gara e-sport seperti Mobile Legend yang ditanyakan Jokowi itu generasi muda Indonesia kehilangan akhlak.

Jawaban Sandi sungguh di luar yang dibayangkan banyak orang, termasuk Jokowi yang mengajukan pertanyaan.

Tetapi ternyata urusan Mobile Legend ini belum selesai. Ia masih menjadi hal yang diperbincangkan banyak politisi dan pemerhati politik serta anggota masyarakat lainnya di ruang publik.

Ekonom senior DR. Rizal Ramli yang ikut memperkuat tim pakar pasangan 02, kelihatannya juga termasuk pihak yang tidak mengerti mengapa soal Mobile Legend itu bisa menjadi materi yang ditanyakan Jokowi.

“Numpang tanya, serius. Aku ora ngerti. Mobil legend itu apa ya? Dan apa pentingnya buat rakyat Indonesia?” twit Rizal Ramli disertai emotikon tertawa.

Seorang follower menyampaikan jawaban yang tidak kalah jenaka.

“Mobile Legend artinya mobil legenda Pak. Itu loh, mobil Esemka yang tidak pernah ada wujudnya,” twit @PakdeTunto.

Rizal menjawab dengan balik bertanya, masih dengan emotikon senyum, “Opo iyo?”

@zachary_ahmad juga menyampaikan jawaban yang kurang lebih sama.

“Mobile Legend itu mobil yang gak jadi-jadi Prof,” tulisnya.

Pemilik akun @mus_tanjung mengirimkan screen capture berita tentang tindakan kriminal anak-anak yang keranjingan Mobile Legend.

@afwanbinadnan menuliskan jawaban yang agak serius.

“Sejatinya Pak Jokowi tidak perlu membahas masalah Mobile Legend, tapi yang penting beliau bahas adalah Mobil Esemka. Mengadopsi Mobile Legend sama saja menciptakan generasi buruk bagi negeri ini. Sebab, anak-anak hanya sibuk mempersiapkan diri untuk bermain bukan untuk belajar,” tulisnya.  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya