Berita

Ketum PPP MJ Humphrey Djemat/Net

Politik

Debat Kelima, Ketum PPP: Sandi Bintangnya, Jokowi Keteter

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 01:35 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Pukulan telak dari Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terhadap Paslon 01 Joko Widodo-Maruf Amin terutama di saat-saat terakhir membuat hasil debat kelima ini terlihat jelas siapa pemenangnya.

Sejak awal sampai akhir debat Sandi lah yang menjadi bintangnya.

Demikian disampaikan Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat, memberikan analisanya, sesaat lalu.


Sandi, kata Humphrey tampil cukup rileks, banyak ungkapan-ungkapan cair tapi akademik seperti 'do you wanna test your vice president' atau 'now your turn'.

"Yang utama jawaban-jawban paslon 02 mengalir lancar dan tepat waktu," ujar HD biasa disapa.
 
Tema debat tentang ekonomi, kata HD merupakan area yang sangat dikuasai Sandi dan secara langsung menjadi keuntungan tersendiri. Dan Prabowo, kata HD tahu persis hal ini sehingga memberikan keleluasaan Sandi menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

"Pengalaman Sandi turun kelapangan berbicara dengan berbagai pihak bahkan di klaim lebih dari 1000 kali merupakan keuntungan tersendiri bagi Sandi untuk melihat masalah secara detail," katanya.

Dilain pihak, kata HD penampilan Capres 01 Jokowi sangat buruk, sangat tidak fokus dan terlihat tidak berenergi.

"Lihat saja bagamana dia ditanya tentang masalah BUMN tapi jawabnya tentang kepemimpinan. Ini out of context," ujar HD.

Suatu bukti bahwa Jokowi tidak fokus, kata HD terlihat saat kesempatan terakhir closing statement. Bukannya dipakai buat statement yang kuat malah menjelaskan sesuatu yg sudah lewat, menjelaskan pertanyaannya tentang unicorn yang kataya dijawab 02 dengan masalah pertanian.

"Ini menunjukkan cara berpikir yang sudah lelah, sudah tidak tenang lagi," katanya.

Selain itu, lanjut HD, dari penilaian body language, pasangan 02 kerjasamanya sangat bagus dan tepat waktu saat menjelaskan sesuatu. Berbeda dengan pasangan 01 yang terlihat lelah dan juga seringkali tidak tepat waktu saat menjelaskan sesuatu.

"Andaikata diberikan kesempatan lebih lama lagi dalam tanya jawab langsung diantara peserta debat maka jelas Jokowi lebih keteter alias KO," tandas HD.  

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya