Berita

Tim gabungan dari polri dan TNI amankan GBK/RMOL

Politik

Kampanye Jokowi-Maruf Dijaga 40 Ribu Personel Gabungan

SABTU, 13 APRIL 2019 | 14:38 WIB | LAPORAN:

40 ribu personel gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri disiagaka guna mengamankan kegiatan kampanye akbar pasangan Capres dan Cawapres No. Urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

"Apel ini hampir 40 ribu ya tepatnya 38 ribu personel yang dikerahkan untuk mengamankan kegiatan kampanye akbar paslon 01," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian Rishadi di Pospol Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Adapun sistem pengamanan terdiri dari tiga ring, baik itu dijaga oleh pihak kepolisian digabung dengan TNI dan Satpol PP.


Di sekitar stadion telah disiapkan 10 pos pantau. "Jadi seluruh wilayah yang menjadi pusat kegiatan bisa kami cover semua," jelasnya.

Pengamanan juga diberlakukan diakses menuju GBK, seperti Bundaran HI, Lakdogi, di depan Polda Metro Jaya dan FO Tanah Abang. Di sekitar stadion pun, pos pantau juga turut dimaksimalkan oleh petugas dengan melakukan body checking kepada setiap orang yang masuk.

"Jadi setelah pengamanan kampanye, kami lanjutkan pengamanan debat capres dan cawapres," tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Dandim 0501/Jakarta Pusat BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan bahwa pengamanan ini bakal berlangsung hingga malam hari saat debat Capres dan Cawapres.

"Jadi setelah pengamanan kampanye kami lanjutkan pengamanan debat capres dan cawapres," jelasnya.

Untuk itu, Wahyu mengimbau agar masyarakat yang ikut kampante turut menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. "Intinya tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar acara berjalan aman lancar," tutup Wahyu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya