Berita

Fritz Edward Siregar/RMOL

Politik

Bawaslu Dan KPU Sulit Mengakses Lokasi Surat Suara Tercoblos Di Malaysia

SABTU, 13 APRIL 2019 | 14:35 WIB | LAPORAN:

. Tim gabungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kesulitan mengakses lokasi surat suara tercoblos di Malaysia. Pasalnya, gudang tempat penyimpanan surat suara itu dipasang police line Kepolisian Diraja Malaysia.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengungkapkan, sesampainya di Malaysia, dua komisioner KPU Ilham Saputra dan Hasyim Asyari serta satu anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalolo belum bisa melakukan pengecekan langsung atas keaslian surat suara tercoblos yang videonya sempat viral.

"Pada saat kemarin kami ke TKP, karena tempat tersebut di dua tempat berbeda sudah diberikan police line oleh kepolisian Malaysia sehingga baik Bawaslu maupun KPU tidak dapat masuk ke TPS atau masuk ke lokasi surat suara berada," kata Fritz dalam diskusi bertajuk "Pemilu Asyik, Jangan Golput" di Jakarta, Sabtu (13/4).


Alhasil, lanjut Fritz, sejauh ini pihaknya baru bisa melakukan konfirmasi dan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait. Diantara Pelaksana Pemilu Luar Negri (PPLN) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN).

"Kami akan melakukan cara-cara secara diplomatik hari ini agar Bawaslu dapat melakukam pengecekan terhadpa suara tersebut untuk memberikan kepastian apakah itu memang benar surat suara yang menjadi milik KPU," ujarnya sembari berharap malam nanti pihaknya bisa mendapatkan kepastian itu agar segera diumumkan ke masyarakat luas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya