Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Perekonomian Mandek Di 5 Persen, RR: Enough Is Enough!

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 18:29 WIB | LAPORAN:

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi diyakini akan  mampu mengubah total strategi ekonomi jika nanti terpilih dalam Pilpres 17 April nanti.

Ekonom Senior Rizal Ramli menyebutkan, pemerintahan Prabowo-Sandi nantinya tidak akan menggunakan strategi 'business as ussual' dalam bidang ekonomi. Bahkan, pemerintahan baru akan menggenjot pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada 2020 hingga 2024.

Menurut pria yang akrab disapa RR tersebut, langkah-langkah itu akan akan memperbaiki daya beli masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, hingga menghadirkan kebijakan ekonomi berkeadilan.


"Kita tidak mau lagi yang dibangun hanya infrastruktur tanpa planning yang benar, sehingga meninggalkan trauma 3-O (over-supplies, over-price dan over-borrowing)," kata RR dalam Pidato Kebangsaan Indonesia Menang di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (12/4).

Dalam kesempatan tersebut, RR juga menyoroti risiko makro-ekonomi Indonesia yang disebutnya terus meningkat. Hal itu, menurutnya, terjadi akibat utang dan bunga utang yang dilakukan pemerintah.

Neraca perdagangan Indonesia, imbuh RR, juga terburuk dan terparah di Asia Tenggara. Kondisi tersebut membuat ekonomi Indonesia sangat rentan terhadap gejolak eksternal.

"Cukup sudah dengan stagnasi dan kemandegan ini, enough is enough!" pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya