Berita

Prabowo Subianto/RMOLTV

Politik

Pidato Bung Tomo Diperdengarkan, Prabowo: Orang Teriak Takbir Dicurigai

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 18:05 WIB | LAPORAN:

Rekaman suara pidato Bung Tomo pada 10 November 1945 diperdengarkan di tengah pidato kebangsaan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Awalnya Prabowo mengulas tentang sejarah pertempuran besar masa lalu melawan tentara sekutu Inggris hingga menasbihkan kota Surabaya sebagai kota Pahlawan.

"Inggris mau duduki Surabaya, bulan Oktober mereka masuk 1945, digempur oleh rakyat Surabaya, kewalahan. Sudah dikepung, tahu-tahu dari Jakarta, pemimpin politik meminta rakyat Surabaya lepas pengepungan, bebaskan tentara Inggris kembali. Bukannya terima kasih, dia (pasukan Inggris) kumpulkan pasukan dia mau gempur lagi bulan Novembernya," kisah Prabowo dalam Pidato Kebangsaan Indonesia Menang di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4).


Ketika itu pasukan infanteri Inggris mengultimatum warga Surabaya untuk meletakkan senjata dan memberikan bendera warna putih sebagai tanda menyerahkan diri.

"Kalau tidak tanggal 10 November akan digempur oleh kekuatan sekutu. Ingat Inggris pemenang perang dunia kedua," tutur Prabowo.

Prabowo lantas mengajak hadirin bersama-sama mendengarkan suara pidato bung Tomo yang menggetarkan jiwa arek-arek Surabaya bangkit melawan.

"Saya sekarang ingin kita dengarkan suara Bung Tomo dengan simak, seolah-olah beliau bicara dari langit kepada kita," ucap Prabowo.

Suasana pun hening. Dari layar ukuran besar muncul gambar foto legendaris Bung Tomo dengan tatapan tajam dan jari telunjuk kanan yang teracung saat pidato.

"Ini sengaja saya putarkan, kadang-kadang ada salah persepsi, ada wartawan asing komentar, kenapa Pak Prabowo teriak Allahu Akbar," kata Prabowo usai pidato Bung Tomo diperdengarkan.

Seperti halnya 'Haleluya' bagi umat Nasrani, Prabowo menjelaskan, takbir bagi umat muslim juga bermakna mengagungkan yang diagungkan.  

"Orang teriak takbir dicurigai, makanya saya putar pidato Bung Tomo," cetus mantan danjen Kopassus itu di hadapan para tokoh dan pendukung yang hadir.

"Beliau pimpin perjuangan, menghadapi, mau rakyatnya siap mati. Kalau mau mati ya masing-masing memanggil Tuhan yang diagungkan, sesudah takbir, Bung Tomo juga merdeka, merdeka," terang Prabowo lebih lanjut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya