Berita

Prabowo Kampanye Akbar di Solo/RMOL

Politik

Dituding Bangun Khilafah, Prabowo: Habib Pendeta, Semua Dukung Saya

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 15:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Capres Prabowo Subianto menyebutkan seluruh partai politik yang mendukungnya hingga duduk di kursi capres. Namun demikian, ia merasa bangga lantaran posisinya saat ini tak hanya sekadar didukung oleh partai politik.

"Saya maju didukung sebuah koalisi yang kita sebut Koalisi Adil Makmur yang terdiri dari PKS, PAN, Demokrat, Berkarya, dan tentu partai saya sendiri, Partai Gerindra," kata Prabowo mengawali pidato kebangsaan di Dyandra Convention Center, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4).

Meski jumlah partai pengusungnya lebih sedikit dibanding koalisi Jokowi-Maruf, namun Ketum Gerindra ini mantap maju di Pilpres bersama Sandiaga Uno lantaran didukung banyak ulama.


"Kita dapat dukungan tidak hanya dari partai formal, kita mendapat dukungan dari Ijtima Ulama, kita juga dapat dukungan dari kiai-kiai besar, dari habib-habib seluruh Indonesia," sambungnya.

Bahkan, dukungan ini makin kuat dengan banyaknya tokoh-tokoh agama di luar Islam.

"Banyak tokoh dari agama lain mendukung kami, tokoh Nasrani banyak. Beberapa saat terakhir kita akan menerima 300 pendeta dari agama Protestan, tim saya juga banyak yang beragama Katolik," tegas Prabowo.

Dengan beragamnya dukungan yang diterima, jelasnya, menjadi jawaban bagi pihak-pihak yang menuding pasangan nomor urut 02 sebagai pasangan yang mengusung negara Khilafah.

Justru sebaliknya, dukungan yang diberikan oleh umat Islam, Nasrani, dan golongan lain menjadi fakta Prabowo-Sandi Pancasilais.

"Ada yang menuduh saya dan tim saya adalah tidak inklusif, kita membangun pemerintahan selain Pancasila, kita membangun khilafaf," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya