Berita

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan/Net

Hukum

Novel: Petisi Penyidik KPK Bukan Gejolak, Tapi Teror Yang Harus Dihentikan

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 19:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan mengakui adanya petisi yang dilayangkan dari sekitar 114 penyidik dan penyelidik KPK. Menurutnya, hal itu merupakan hambatan-hamabatan yang terjadi di internal KPK.  

"Memang benar di KPK petisi yang dibuat terkait adanya hambatan-hambatan yang terjadi. Tentunya akan lebih tepat dari wadah pegawai yang menyampaikan. Saya kira itu saja," kata Novel kepada wartwan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Kamis (11/4).

Namun demikian, Novel enggan menyebut itu bukan merupakan gejolak yang terjadi di internal KPK. Hanya saja, ia menyebut itu merupakan teror yang harus dihentikan.


"Saya kira, petisi itu bukan gejolak, tapi bagian dari teror-teror yang harus diberhentikan," tegasnya.

Lebih lanjut, Novel menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di internal KPK dipastikan bukan merupakan gejolak seperti tarik-menarik kepentingan. Sebab, lanjut dia, KPK tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

"Saya kira tuduhan itu tidak benar. Kita tahu di KPK bekerja dengan pola yang saling mengontrol, mengawasi, tidak ada satu bidang kerja yang membawahi semua pekerjaan. Masing-masing pekerjaan dibagi di bidang direktorat dan lain-lain," demikian Novel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya