Berita

Minyak/Net

Dunia

Libya Bergejolak, Harga Minyak Mentah Dunia Meroket

SELASA, 09 APRIL 2019 | 07:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Harga minyak mentah global naik ke level tertinggi sejak November lalu pada Senin (8/4). Kenaikan tersebut didorong oleh sejumlah faktor yakni pengurangan pasokan OPEC, sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan Venezuela, serta meningkatnya eskalasi pertempuran di Libya yang kaya minyak sejak hampir sepekan terakhir.
 
Pada Senin (8/4), tolak ukur Brent dan WTI keduanya mencapai titik tertinggi mereka untuk tahun ini sejauh ini. Masing-masing menempatkan harga 70,76 dolar AS dan 63,48 dolar AS per barel.
 
"Pemangkasan pasokan OPEC yang sedang berlangsung dan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan Venezuela telah menjadi pendorong utama kenaikan harga sepanjang tahun ini," kata kepala strategi pasar di pialang berjangka FXTM Hussein Sayed, seperti dimuat Russia Today.
 

 
"Namun, dorongan terakhir diterima dari eskalasi pertempuran di Libya yang mengancam gangguan pasokan lebih lanjut," tambahnya.
 
Sementara itu, analis komoditas diy Kiwoom Securities di Seoul, Ahn Yea Ha, juga mengatakan bahwa gangguan pasokan di Libya mendorong harga minyak global naik.
 
"Minyak mungkin naik terlalu cepat saat ini," katanya kepada Bloomberg.
 
Menurut data Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat, Libya adalah produsen minyak bumi terbesar ke-20 pada tahun 2018, dengan produksi minyak lebih dari satu juta barel per hari.
 
Namun Libya saat ini masih menjadi tanah yang retak, tanpa kekuatan terpusat, sejak intervensi kemanusiaan NATO dan kampanye serangan udara pada tahun 2011 yang menghancurkan militer negara itu serta membantu pemberontak bersenjata membunuh mantan penguasa Muammar Gaddafi yang kuat.
 
Saat ini, ada dua kekuatan utama yang bersaing di Libya yakni pemerintah yang diakui PBB di Tripoli dan milisi sekutu, dan sebuah parlemen saingan di Tobruk yang didukung oleh pasukan Field Marshal Khalifa Haftar.
 
Pekan lalu, pemerintah yang berbasis di Tripoli menyatakan serangan di semua garis depan terhadap pasukan Haftar yang maju di tengah laporan pertempuran sengit di sekitar kota.
 
Pertempuran terbaru terjadi di selatan Tripoli, jauh dari sebagian besar pelabuhan dan ladang minyak utama negara itu. Meski begitu, analis memperingatkan akan meningkatnya risiko gangguan ketika situasinya memburuk.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya