Berita

Korps Pengawal Revolusi Iran/Net

Dunia

Resmi, Amerika Serikat Tunjuk Pengawal Revolusi Iran Sebagai Organisasi Teror

SENIN, 08 APRIL 2019 | 23:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menunjuk Korps Pengawal Revolusi elit Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris asing (Senin, 8/4).
 
Ini adalah kali pertama Amerika Serikat menjuluki militer negara lain sebagai organisasi teroris.
 
Trump mengklaim bahwa IRGC adalah sarana Iran untuk mengkampanyekan teror.
 

 
"Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, dipimpin oleh Departemen Luar Negeri, mengakui kenyataan bahwa Iran bukan hanya Sponsor Negara Terorisme, tetapi bahwa IRGC secara aktif berpartisipasi dalam, membiayai, dan mempromosikan terorisme sebagai alat untuk kenegaraan," kata Trump dalam pernyataannya, seperti dimuat BBC.
 
Dia menambahkan, langkah tersebut dimaksudkan untuk secara signifikan memperluas cakupan dan skala tekanan terhadap Iran.
 
"Jika Anda melakukan bisnis dengan IRGC, Anda akan membiayai terorisme," kata Trump.
 
Sementara itu, menurut Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, langkah itu akan mulai berlaku dalam waktu satu minggu ke depan.
 
Pompeo mengatakan, Amerika Serikat akan terus memberikan sanksi dan menekan Iran untuk berperilaku seperti negara normal dan mendesak sekutu Amerika Serikat untuk mengambil tindakan serupa.
 
"Para pemimpin Iran bukan revolusioner dan orang-orang pantas mendapatkan yang lebih baik," kata Pompeo dalam cuitan di Twitter.
 
Langkah ini membawa hubungan Amerika Serikat dan Iran ke tingkat ketegangan yang lebih tinggi. Hubungan Washington-Teheran sendiri telah memburuk sejak Trump duduk di kursi nomor satu Amerika Serikat dan menarik negara itu dari pakta nuklir internasional Iran yang bersejarah.
 
Sebelum langkah ini diambil, sejumlah pemimpin IRGC dan entitas yang berafiliasi pernah dikenai sanksi Amerika Serikat sehubungan dengan dugaan kegiatan proliferasi, dukungan untuk terorisme, dan pelanggaran hak asasi manusia. Namun baru kali ini ini IRGC sebagai sebuah lembaga ditunjuk sebagai organisasi teror.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya