Berita

Prabowo Subianto/RMOLTV

Politik

Andi Arief Minta Prabowo Dengarkan Semua Faksi Dalam Koalisi Adil Dan Makmur

SENIN, 08 APRIL 2019 | 08:44 WIB | LAPORAN:

Surat Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono ramai diperbincangkan di tengah euforia kampanye akbar Prabowo-Sandi.

Surat itu mulai beredar saat kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (Minggu, 7/4), memasuki kegiatan salat subuh berjamaah.

Isinya keberatan SBY terhadap konsep kampanye akbar Prabowo-Sandi yang dinilainya terkesan tidak lazim dan mengedepankan politik identitas alias ekslusif.


Sejatinya, surat SBY itu ditujukan kepada Ketua Dewa Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin, Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hassan dan Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan. Namun bocor ke publik dan bikin heboh.

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief pun angkat bicara menanggapi beragam komentar miring tentang surat SBY tersebut.

"Baca dengan baik surat itu. Sebaiknya berhati-hati dalam komentar. Kita lebih punya pengalaman bagaimana menarik pemilih Jateng, Jatim dan swing voters," tegas Andi Arief.

"Memangnya kalau Prabowo-Sandi kalah lalu Demokrat untung? Bagaimana logiknya," lanjutnya.

Diakuinya memang politik identitas pernah menang di Jakarta saat Pemilu 1987 dan Pilkada DKI 2017.

"Namun itu hanya fenomena Jakarta. Secara nasional belum pernah menang sejak Pemilu 1955," tegasnya.

Andi Arief melihat kampanye terbuka 02 sejak Sulawesi Selatan sampai Sumatera Barat disambut meriah masyarakat, karena tidak dengan politik identitas.

"Jangan sampai kemenangan yang sudah di depan mata dikalahkan oleh taktik yang keliru. Saatnya inklusif, meluaskan dukungan," kata Andi Arief mengingatkan.

Andi Arief juga menegaskan, Partai Demokrat mendukung penuh kampanye 02 dari awal Makassar sampai terakhir di Padang.

"Juga tetap konsisten mendukung mesti berbeda pendapat dengan konsep kampanye di Jakarta kemarin," tambahnya.

Partai Demokrat sendiri memilih menjadi faksi kerakyatan dalam tubuh koalisi Adil Makmur, meski ada juga faksi keumatan. Faksi ini dipilih Partai Demokrat karena merasa bertanggung jawab kepada rakyat.

Sebagai pimpinan koalisi, Andi Arief berharap Prabowo mau dan mendengarkan semua faksi dalam koalisi.

"Mudah-mudahan konsep "people" dalam arti luas akan jadi tema kampanye di sisa waktu yang ada," demikian mantan staf khusus presiden SBY ini.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya