Berita

Pemilu/Net

Politik

ASN Bisa Adukan Intimidasi Dan Kecurangan Di Jagapemilu.com

MINGGU, 07 APRIL 2019 | 22:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah platform yang bisa menampung siapapun orang ataupun institusi yang ingin melaporkan adanya tekanan yang dialami terkait pemilu, muncul.

Platform tersebut muncul setelah adanya pengakuan Kapolsek Pasirwangi Kabupaten Garut, Jawa Barat, AKP Sulman Aziz yang mengaku diarahkan untuk menggalang dukungan ke salah satu pasangan calon presiden oleh atasan. Belakangan Sulman telah meralat pernyataannya itu.

Nantinya lewat platform ini aparat dan pegawai negeri sipil (PNS) yang dilarang terlibat kampanye bisa melaporkan indikasi kecurangan dan intimidasi di institusinya masing-masing.


"Platform itu diberi nama Jagapemilu.com," kata inisiator Jagapemilu.com, Abdul Malik Raharusun dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/4).

Cara pengaduan di Jagapemilu.com terbilang mudah. Pengguna aplikasi tinggal mengisi form, memberitahu asal instansi, bentuk kecurangan, dan menyertai bukti-bukti berupa dokumen atau foto.

"Platform ini tidak mensyaratkan adanya identitas untuk melaporkan. Karenanya tidak perlu ada kekhawatiran tentang itu," tambahnya.

Namun, pihaknya membuka opsi jika pelapor berkenan untuk memberikan nomor atau alamat email untuk kami hubungi, agar informasi dapat diverifikasi kebenarannya.

Pembuatan platform ini, kata Abdul Malik, tidak membutuhkan biaya yang fantastis. Ini sebatas platform biasa yang dikerjakan beberapa anak muda yang bersumber dari kocek pribadi para inisiator.

"Laporan kecurangan aparat atau PNS akan kami teruskan ke Bawaslu," ujarnya.

Abdul Malik kemudian membantah jika situs ini terafiliasi kelompok politik tertentu. Ia memastikan tidak ada satupun dari inisiator Jagapemilu.com yang menjadi anggota partai politik atau menjadi tim sukses dari peserta pemilu, baik pileg maupun pilpres.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya