Berita

Prabowo dan Rizal Ramli/Net

Politik

Prabowo-Rizal Ramli Ijab Kabul Perbaiki Indonesia

MINGGU, 07 APRIL 2019 | 18:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komitmen pro kerakyatan ditegaskan calon presiden Prabowo Subianto dalam Kampanye Akbar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (7/4).

Ketua umum Gerindra itu menjadikan ekonom senior DR Rizal Ramli sebagai simbol pembela rakyat dalam acara tersebut.

“Seperti diketahui, dalam rapat akbar di GBK, Senayan, Jakarta, pagi tadi, Prabowo Subianto meminta Rizal Ramli menurunkan tarif listrik dalam 100 hari pertama pemerintahannya,” kata praktisi media yang juga wartawan senior, Arief Gunawan di Jakarta, Minggu (7/4).


Menurutnya, permintaan ini mengingatkan publik pada kapasitas para menteri di era Sukarno dulu, yang umumnya menjadi simbol pro rakyat dan memiliki legacy.

Seperti Ir H Djuanda yang dikenal dengan legasi berupa Deklarasi Djuanda, yang berkaitan dengan teritorial laut Indonesia. Kemudian dr Leimena dengan konsep pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan Ali Sadikin sebagai Menteri Kemaritiman, hingga Roeslan Abdulgani.

Secara esensi mereka mampu melakukan terobosan, bukan sebagai menteri biasa yang hanya bermental pegawai atau pesuruh.

"Menteri-menteri pada masa itu umumnya berjiwa pejuang dan Rizal Ramli memiliki jiwa seperti itu. Prabowo juga demikian," kata Arief.

Dia percaya Rizal Ramli sebagai ekonom simbol pro rakyat akan sangat bersinergi dengan Prabowo Subianto yang selama ini memang mencita-citakan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik. Kedua-duanya merupakan figur harapan rakyat dan saling memiliki chemistry yang positif.

"Permintaan Pak Prabowo kepada Rizal Ramli itu ibarat ijab kabul kedua tokoh yang sama sepakat untuk berjuang demi kejayaan Indonesia," tandas Arief.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya