Berita

Achmad Hamid/Ist

Achmad Hamid: Partai Berkarya Akan Wujudkan Kembali Swasembada Pangan

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 22:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Indonesia pernah mencapai swasembada pangan tahun 1984 dan diakui badan pangan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Food and Agriculture Organization (FAO). Partai Berkarya, akan mewujudkan prestasi itu kembali.

Demikian disampaikan  calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Berkarya dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Barat (Kalbar), Achmad Hamid, Kamis (4/4).

"Tahun 1984, produksi beras mencapai 27 juta ton dan konsumsi nasional 25 juta ton, terdapat surplus dua juta ton. Saat itu, Indonesia bisa memberikan bantuan 100 ribu ton beras kepada sejumlah negara yang mengalami kelaparan," ujar dia.


Ia optimis Indonesia bisa mengulang pencapaian ini dan Partai Berkarya yang akan melakukannya. "Partai Berkarya punya banyak program yang peduli pada petani dan masyarakat kecil," ujar Achmad Hamid.

Salah satunya, terang dia, ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal. Partai Berkarya akan membangun pertanian di setiap wilayah di Indonesia, dengan cara memodernisasi sistem bercocok tanam tanpa mengesampingkan tradisi bertani masyarakat dan komoditas yang dihasilkan.

"Indonesia itu negara agraris, tapi sayang sejak usai era Pak Harto belum ada lagi yang mampu mewujudkan kemandirian pangan," kata Achmad Hamid.

Menurut Achmad Hamid, Indonesia perlu mengundang pakar pertanian dari Thailand dan Vietnam untuk meningkatkan hasil panen. Cara ini akan menjamin kelangsungan pertanian, karena ada transfer teknologi yang membuat sektor pertanian Indonesia tidak tertinggal.

Cara lain, masih menurut Achmad Hamid, mengubah Kalimantan Barat sebagai penghasil beras kebutuhan nasional. "Saat ini ada tiga daerah penghasil beras; Kabupaten Sambas, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Ketapang. Kabupaten lain bisa diubah menjadi penghasil beras, jika pemerintah mau," ujar dia.

Produksi beras di tiga kabupaten di Kalimantan Barat bisa ditingkatkan. Terlebih Partai Berkarya memberikan solusi menarik, yaitu penggunaan pupuk Bregandium teknologi nano. Dalam uji coba di sejumlah wilayah, penggunaan pupuk Bregandium terbukti meningkatkan hasil panen sampai 30 persen.

"Partai Berkarya punya solusi yang akan membawa Indonesia kembali berswasembada beras," ujar Achmad Hamid mengakhiri.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya