Berita

Capres Prabowo Subianto menangis/Net

Politik

Pak Prabowo Benar Lagi...!!

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 22:42 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

FOTO Pak Prabowo menangis went viral. Netizen Adnie Sulistanti teriak "Bapakkk...!" Expresi haru.

Semasa Presiden Megawati berkuasa, Jenderal TNI Endriartono Sutarto melaporkan kepada sidang kabinet.

Dua unit fighterjets F-18 melayang di udara Indonesia. Tak terditeksi radar. Pemerintah nggak tau. Mandala Airlines memberitau AURI. Satu unit Fighter Jet F-16 segera dilepas. Mengejar F-18 milik Amerika.


Melihat kedatangan F-16 Indonesia, figther jets F-18 segera merilis manuver perang. Moncong senjatanya keluar. Siap menembak jatuh F-16 Indonesia.

AURI segera merespon. "Slow down dude", Kami hanya hendak memberitau anda memasuki wilayah kami tanpa izin.

Sulit membayangkan scenario serupa terjadi di negara lain. Dua fighter jets masuk wilayah udara negara berdaulat tanpa izin dan tidak ditembak jatuh. Itu adalah pelanggaran kedaulatan. Sebuah invasi. Bisa trigger perang.

Desember 2011, militer Iran menembak jatuh Lockheed Martin RQ-170 Sentinel UAV Amerika dari atas kota Kashmar.

Semua negara punya apa yang disebut "territorial integrity". Sifatnya non-kompromi. Di acara ultah 90 People's Liberation Army, President Xi Jinping mengatakan, "China will never allow its sovereignty to be compromised".

Semua perang yang digelar China pasca 1949 adalah perang mengenai perbatasan.

Bentrok kecil di coastal islands Taiwan tahun 1950, Tibetan Uprising (1959), Operasi menggulung gerilyawan Burma tahun 1960, clash rebutan pulau Zhenbao dengan Soviet Union (1969), penyerbuan ke Vietnam tahun 1979 punya aspek masalah teritorial juga.

China membatalkan Gerakan Non Blok Asia-Afrika setelah menggempur tentara Gurkha dan Brahmaputra India di Aksai Chin dan Arunachal Pradesh tahun 1962.

Nehru’s “Forward Policy” dengan menempatkan pasukan India sepanjang "McMahon Line" dirasa sebagai pelanggaran kedaulatan.

PM Zhou Enlai menyatakan perang. India digebuk. Sekitar 3,250 tentaranya mati, 1000 terluka, 1600 hilang dan 3900 ditangkap.

Kepanikan melanda seantero India. Koran-koran menyatakan "Pasukan China segera menyerbu New Delhi". Parlemen berisik. Warga mengungsi ke gunung dan daerah selatan. Brahmin kaya raya melarikan diri ke luar negeri.

Di China, sebaliknya. Situasi santai. Mayoritas rakyat tidak tau pemerintahnya sedang membantai tentara India di Himalaya. Baru tau setelah berbulan-bulan perang usai.

Indonesia, Malaysia, Thailand mengirim delegasi juru damai. Nehru dan Zhou Enlai menolak. Maka Gerakan Non Blok Asia-Afrika bubar. Slogan persaudaraan "Hindi Chini Bhai Bhai" di-tip-ex.

Reformasi Indonesia adalah rezim terkonyol sepanjang sejarah NKRI. Paling lemah. Timor Timur lepas. Jet tempur asing bebas keluar-masuk tanpa izin.

Bahkan di Era Sukarno, Indonesia masih punya "Territorial Integrity". Tanggal 18 Mei 1958, American Bomber B-26 dengan Pilot Allen Lawrence Pope ditembak jatuh di Ambon.

Pa Kwik Kian Gie berkata, "Indonesia sudah lama tidak berdaulat. Pa Prabowo benar."

Ya Pa Prabowo benar lagi. Dia banyak benarnya. Sebelumnya dia bilang ada kebocoran anggaran 1000 triliun. Jokowi ngeledek. KPK membenarkan Pa Prabowo. Malah menurut KPK, angka kebocoran anggaran tembus 2000 triliun.

Kalo sudah begini, ngga ada cara lain, suka nggak suka, Pa Prabowo mesti jadi Presiden 2019.


Penulis merupakan kolumnis dan aktivis Komunitas Tionghoa Antikorupsi

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya