Berita

Najib Razak/Net

Global

Sidang Perdana Skandal 1MDB, Najib Razak Tepis Semua Tuduhan

RABU, 03 APRIL 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menekankan bahwa dirinya tidak bersalah atas semua tuduhan yang dijeratkan padanya. Hal itu kembali ditegaskan Najib dalam persidangan yang digelar di Kuala Lumpur hari ini (Rabu, 3/4).
 
Dia diadili atas skandal keuangan bernilai miliaran dolar dari dana kedaulatan kekayaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
 
Pria berusia 65 tahun itu menghadapi tujuh dakwaan dalam proses pidana pertama dari beberapa dugaan keterlibatannya dalam penyelewengan dana 1MDB.
 

 
Mantan perdana menteri dan kroni-kroninya dituduh menjarah miliaran dolar dari 1MDB yang seharusnya digunakan untuk mengembangkan ekonomi negara namun justru digunakan untuk belanja keperluan pribadi, mulai dari real estat mewah hingga karya seni dan kapal pesiar mewah.
 
Sidang Najib hari ini berkaitan dengan dugaan transfer uang senilai 42 juta ringgit ke rekening bank Najib dari SRC International, mantan unit 1MDB.
 
Di persidangan, Najib mengaku tidak bersalah atas tiga tuduhan pelanggaran kepercayaan, tiga tuduhan pencucian uang, dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan atas transfer tersebut.
 
Channel News Asia mengabarkan, Najib secara konsisten membantah melakukan kesalahan dalam skandal 1MDB. Dia mengatakan tuduhan terhadapnya bermotivasi politik.
 
Najib tidak mengeluarkan komentar apapun pasca persidangan. Dia hanya tersenyum saat menyambut para pendukungnya yang menunggu di luar pengadilan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya