Arukat Djaswadi/Net
Arukat Djaswadi/Net
"Saya mengimbau kepada warga Indonesia, demokrasi (pemilu) harus kita gunakan untuk membangun bangsa ini supaya anak, cucu kita nanti tidak jadi korban," ujar tokoh antikomunis yang juga Direktur Center for Indonesia Comunity Studies (CICS), Arukat Djaswadi, Rabu (3/4).
Arukat ingin pemilu berlangsung kondusif baik sebelum maupun sesudah, karena berkaca pada pengalamannya di masa lampau pada 1965. Pada tahun itu, perselisihan ideologi begitu kental di masyarakat, sehingga sempat menimbulkan konflik horizontal. Atas itu, pria 71 tahun ini tidak ingin sejarah pahit bangsa terulang kembali.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06
UPDATE
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33
Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58
Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50
Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59