Berita

Surat suara/Net

Politik

Jarak Jadi Hambatan PPLN Jangkau Pemilih Luar Negeri

RABU, 03 APRIL 2019 | 03:33 WIB | LAPORAN:

Tidak ada jaminan semua pemilih yang berada di luar negeri bakal mampu menyalurkan aspirasinya di hari pencoblosan pada tanggal 17 April mendatang.

Jarak yang terlalu luas sebuah negara dan jumlah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang terbatas menjadi hambatan penyebabnya.

Begitu kata Ketua Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Lalu Muhammad Iqbal usai melakukan sosialisasi pemilu kepada perwakilan negara-negara sahabat Indonesia di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (2/4).


Dia mencontohkan sebaran WNI yang di Rusia yang memiliki sembilan zona waktu.

"Jadi di luar jangkauan kita. Kalau di Siberia sana tidak terjangkau," jelasnya.

"Saya kira hambatan yang paling besar jarak ya, sebaran WNI kita dan yang kedua bahwa kita tidak punya akses sebagaimana ketua RT RW di dalam negeri karena jaraknya jauh," tegas Iqbal

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja PPLN Wajid Fauzi menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah dalam proses penyempurnaan pengiriman-pengiriman logistik yang kurang.

Diakuinya beberapa destinasi memang tidak mudah untuk dijangkau. Selain itu, item pengiriman juga kurang.

"Kita berharap betul pada saat sebelum pemilu kita laksanakan, semua logistik sudah sampe di perwakilan atau PPLN masing-masing," tandasnya.

Sebanyak 130 PPLN menangani WNI yang tersebar di 98 negara, dengan jumlah total pemilih sebanyak 2.058.191. Malaysia menjadi negara dengan pemilih luar negeri terbanyak dengan 1,1 juta orang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya