Berita

Rocky Gerung/RMOL

Politik

Rocky Gerung: Bagaimana Mungkin Penegak Hukum Bicara Tanpa Kesadaran?

SELASA, 02 APRIL 2019 | 02:16 WIB | LAPORAN:

Klarifikasi yang disampaikan mantan Kapolsek Pasirwangi, Garut, AKP Sulman Aziz masih menyisakan polemik bagi publik. Sebab hanya berselang satu hari, Sulman meralat ucapannya soal ajakan Kapolres Garut untuk menggalang dukungan ke Joko Widodo-Maruf Amin.

Terlebih, ralat dilakukan usai Sulman dipanggil Div Propam Polda Jabar.

Filsuf dari Universitas Indonesia, Rocky Gerung angkat bicara atas perubahan sikap Sulman tersebut. Menurutnya, hanya ada dua kemungkinan mengapa Sulman bisa menarik ucapan. Pertama karena ditekan atasan atau memang dari awal Sulman memang mengarang cerita.


"Dia ditekan atau memang dia berbohong. Tetapi apapun yang terjadi, literasinya sudah beredar bahwa aparat tidak netral," ujar Rocky di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (1/4).

Lebih lanjut, Rocky justru mempertanyakan pengakuan Sulman yang menyebut pernyataan soal ketidaknetralan Polres Garut dibuat dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Bagi Rocky, seorang aparat penegak hukum menyampaikan pernyataan dalam keadaan tidak sadar adalah hal yang aneh.

"Dia bilang bahwa dia dalam keadaan tidak sadar supaya yang dia ucapkan itu tidak perlu diperhatikan. Bagaimana mungkin pejabat hukum dalam keadaan tidak sadar, sehingga harus meralat sendiri?” tanyanya.

AKP Sulman Aziz menarik pernyataannya bahwa dia dimutasi karena menolak atasan untuk memberikan dukungan kepada pasangan, Joko Widodo-Maruf Amin.

"Kemarin saya melaksanakan preskon di Lokataru yang disiapkan oleh Haris Azhar. Dalam kegiatan tersebut saya sudah melakukan suatu kesalahan, saya menyatakan bahwa Polri itu tidak netral di dalam pilpres 2019 ini," kata Sulman di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin (1/4).

Sulman mengatakan, pengakuan dirinya di Kantor Lokataru hanya karena terbawa emosi, lantaran baru dimutasi dari jabatan sebagai Kapolsek Pasirwangi menjadi Kepala Unit Seksi Pelanggaran Sub-direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

"Sebetulnya, itu saya sampaikan karena saya waktu itu emosi. Saya telah dipindahtugaskan dari jabatan saya yang lama sebagai Kapolsek," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya