Berita

Ahmad Taufan/RMOL

Politik

Catatan Komnas HAM Tentang Debat Jokowi Vs Prabowo

SENIN, 01 APRIL 2019 | 15:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komnas HAM menilai baik calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo maupun capres nomor urut 02, Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk tetap mempertahankan ideologi Pancasila.

"Keduanya memiliki strategi untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam sistem pendidikan semenjak dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi,” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di kantornya, Jakarta, Senin (1/4).

Sementara pada tema pemerintahan terlihat perbedaannya. Jokowi lebih menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi seperti e-budgeting, e-procurment dan e-goverment. Sedangkan rivalnya, Prabowo menggarisbawahi tentang aplikasi single identification number melalui KTP-el untuk semua layanan publik.


Perbedaan pandangan kedua capres lebih mencolok lagi ketika masuk tema pertahanan dan keamanan. Jokowi mengklaim dengan anggaran pertahanan sebesar Rp 107 triliun ditambah membangun pangkalan-pangkalan militer di titik perbatasan negara sudah cukup untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Sebaliknya dengan capres 02 yang menilai anggaran Rp 107 triliun untuk pertahanan terlalu kecil.

“Prabowo menganggap anggaran sebesar lima persen dari APBN atau 0,8 persen dari GDP tidak proporsional,” kata Damanik.

Prabowo lebih kompehensif dalam melihat sistem pertahanan negara, baik dari sisi kekuatan tempur, persenjataan dan perkembangan masa depan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya