Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Ternyata Humor Tidak Lenyap

SABTU, 30 MARET 2019 | 15:14 WIB

PADA 23 Maret 2019 saya gegabah menulis sebuah naskah untuk Kantor Berita Politik RMOL berjudul "Merindukan Humor Yang Lenyap" akibat terkesan di panggung politik Indonesia masa kini sudah tidak ada apa yang dinamakan humor. Ternyata kerinduan saya keliru.

Indera Humor

Pada kenyataan memang para elit politik sudah kehilangan humor namun rakyat Indonesia masih kaya humor yang kreatif. Jika di masa Orba, humor bergerilya di bidang kartun, karikatur atau panggung dagelan maka di masa Orde Reformasi, humor bergerilya di bidang meme.


Demi mematahkan isi naskah "Merindukan Humor Yang Lenyap" dengan sebuah bukti nyata bahwa sebenarnya humor belum lenyap, seorang teman yang tidak perlu saya sebut namanya di naskah ini demi keamanan beliau sendiri mengirimkan sebuah meme dengan kadar humor yang menurut penilaian saya sungguh luar biasa dahsyat sambil meminjam istilah Bung Karno "vivere pericoloso" alias nyrempet-nyrempet bahaya.

Meme

Meme lucu banget itu menampilkan sesosok perempuan cantik jelita plus seksi duduk dengan gaun tersingkap di atas sebuah mesin foto copy sambil berkata-kata memberikan penjelasan alasan kenapa beliau duduk di atas mesin foto copy begitu itu.

Penjelasan beliau dalam bahasa Jawa gaul menjelang saat akhir mengisi SPT 31 Maret sebagai berikut, "Wong pajak njaluk fotokopi sumber pendapatan", yang apabila dialihkan ke bahasa Indonesia kira-kira berarti, "Orang pajak minta fotokopi sumber pendapatan".

Jeratan UU

Mohon dimaafkan bahwa saya memang seorang pengecut maka tidak berani melampirkan meme hiper humor tersebut dalam bentuk aslinya demi menghindari sesuatu yang dapat membuat saya mau pun Kantor Berita Politik RMOL yang memuat naskah saya atau bahkan Anda yang membaca naskah ini terjerat UU di tengah suasana penuh dengan jeratan UU ini.

Bagi yang tidak puas dengan membaca naskah ini maka penasaran ngotot mau melihat meme lucu banget dalam bentuk aslinya silakan cari sendiri di medsos asal berani bertanggung jawab sendiri atas segala kemungkinan resiko akibat yang dapat terjadi pada dirinya sendiri. Pokoknya saya lepas tangan, deh!

Penulis adalah pendiri Perhimpunan Pencinta Humor dan penulis buku Humorologi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya