Berita

Diskusi publik MPP/Net

Politik

PILPRES 2019

Masyarakat Papua: Jokowi Bukan Pemimpin Yang Sekadar Berwacana

KAMIS, 28 MARET 2019 | 18:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masyarakat Peduli Papua (MPP) memiliki harapan besar agar petahana Joko Widodo bisa terpilih kembali pada Pilpres 2019. Ketua MPP Otis Rio mengatakan, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang memiliki keberanian dan sikap optimisme.

"Negeri ini butuh pak Jokowi. Di Pilpres 2019, kami mengajak masyarakat gunakan hak politik untuk memilih Jokowi. Pilih yang berpengalaman, apalagi sangat peduli untuk Papua," kata Otis dalam diskusi publik bertema "Era Jokowi, Rakyat Papua Bangga Jadi Bagian dari Indonesia" di kawasan Setiabudi, Jakarta, Kamis (28/3).

Menurut dia, pembangunan yang sedang dan telah dilakukan pemerintahan Jokowi membuktikan Indonesia tidak jalan di tempat dan apalagi mundur. Untuk Papua, sudah banyak perubahan seperti pembangunan Trans Papua, BB satu harga, jembatan Holtekamp dan pembangunan Stadion Papua Bangkit.


"Jokowi telah mewujudkan untuk Indonesia timur setara. Jokowi bukan pemimpin yang sekadar berwacana," ujar Otis dalam keterangan tertulisnya.

Di tempat yang sama, tokoh Papua yang tinggal di Jakarta Zakeus mengatakan selama ini rakyat di belahan timur Indonesia lelah dengan janji pemimpin. Tapi hal itu tidak berlaku pada sosok Jokowi. Dia menyakini bersama Jokowi Indonesia mampu maju ke depan.

"MPP akan totalitas mendukung Jokowi demi pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat," sebut Zakeus.

Dia melanjutkan rakyat Papua berterima kasih kepada Jokowi yang begitu perhatian dan melakukan pendekatan hati ke hati.

"Jokowi sangat luar biasa, dia sudah bangun Papua sampai kemana-mana. Masyarakat di Timur kita harus berterima kasih kepada pak Jokowi, dia bukan hanya membangun dari Jawa tetapi dari timur ke barat. Pesan saya Jokowi harus terus lanjut," imbuh Zakeus.

Sementara itu, pengamat politik IPI Jerry Massie mengapresiasi kinerja 4,5 tahun pemerintahan Jokowi yang membangun Papua. Kendati demikian, tidak dipungkiri ada kelompok penyusup yang ingin menghancurkan dan ingin membuat gaduh Papua yang damai, aman dan nyaman.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

KSP Bocorkan Poin Penting Taklimat Presiden Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:30

Pembangunan Huntara Ditarget Rampung Seluruhnya Sebelum Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:25

Rancangan Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme Tuai Kritik

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:23

Safari Ramadan di Tujuh Provinsi, PTPN IV Bahagiakan Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:01

Pengemis Musiman Eksploitasi Anak Kembali Marak Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:00

Ketua Bawaslu Ungkap Kelemahan Norma Penanganan Pelanggaran Pemilu

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:59

Bukan Teladan, Pimpinan DPD Kompak Belum Lapor LHKPN

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:44

Gibran Silaturahmi ke Habib Ali Kwitang Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:31

Guru Honorer Layak Dapat THR

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:22

Ramadan jadi Momentum Edukasi Penggunaan Air dengan Bijak

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:17

Selengkapnya