Berita

Joko Widodo/Net

Politik

PILPRES 2019

Bin: Ajakan Jokowi Berpakaian Putih Ke TPS Keblinger

KAMIS, 28 MARET 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN:

. Aksi Capres petahana Joko Widodo yang mengimbau para pendukungnya untuk memakai baju warna putih ke tempat pemungutan suara (TPS) saat hari pencoblosan berpotensi memecah belah bangsa.

Pengamat politik, Bin Firman Tresnadi menegaskan, terlepas dari rusak atau tidaknya prinsip kerahasiaan pemilu, imbauan Jokowi itu merupakan ajakan sesat.

"Imbauan ini keblinger (sesat atau keliru). Karena sama dengan memecah belah rakyat di bawah," tegas Bin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/3).


Bagaimana tidak, lanjut Bin, dampak dari seruan itu menurut Jokowi bisa saja menimbulkan pembelahan di tengah masyarakat.

"Misalkan warga yang tak memakai baju putih saat ke TPS akan dicap bukan pendukung Jokowi dan itu musuh. Dan ini seperti hukuman sosial bagi warga yang tak mau berbaju putih. Belum lagi potensi intimidasi bagi warga yang tak berbaju putih dan sebagainya," urainya.

Padahal, lanjut Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) ini, masyarakat pada prinsipnya ingin hidup aman dan tenteram tanpa perpecahan pasca gelaran pesta rakyat lima tahunan.

Untuk itu, tegas Bin, jika memang merasa sebagai seorang negarawan, Jokowi diminta untuk segera mencabut imbauan tersebut.

"Saya kira, sudahilah polarisasi ini pada saat pencoblosan. Jangan ditambah-tambah lagi dengan potensi yang akan merenggangkan hidup berbangsa dan bernegara kita. Jika memang Jokowi seorang negarawan, tentunya dia akan mencabut kembali himbauannya tersebut. Jika tidak, rakyat akan paham seperti apa kualitas Jokowi," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya