Berita

Foto:Net

Politik

Pengasuh Pesantren Sidogiri Doakan PPP Lolos Parlemen

KAMIS, 28 MARET 2019 | 14:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, KH Nawawi Abdul Djalil berharap agar partai berlambang Kabah tetap bisa terus berjuang untuk masyarakat dan umat.

"Semoga PPP selalu sukses dan mampu menghadapi semua permasalahan yang ada. Serta bisa lolos ke DPR RI," kata Kiai Nawawi saat menerima kunjungan silaturrahmi politisi PPP Suharso Monoarfa, Pasuruan, Jawa Tengah, Kamis (28/3).

Suharso sejak Rabu kemarin melakukan roadshow ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.


Saat bertemu dengan Kiai Nawawi, Suharso menyampaikan kondisi partai. PPP menurut Suharso merupakan partai yang selalu dekat dengan ulama dan basisnya ada di pesantren-pesantren. Sehingga ketika baru dikukuhkan memimpin partai, dia ingin basis dan silaturahmi dengan pesantren tetap kuat.

"Kami datang ke Sidogiri untuk memperkuat silaturrahmi PPP dengan pondok pesantren dan kiai. Kami juga mohon doa agar PPP bisa tetap besar. Pada Rabu kemarin kami juga berkunjung ke kediaman KH Maimun Zubair," kata Suharso.

Dalam kesempatan ini, Suharso juga memuji Sidogiri karena tidak hanya mempunyai peran pendidikan dan agama, namun juga pemberdayaan ekonomi umat. Pesantren yang berdiri sejak abad ke-18 ini memiliki lembaga keuangan mikro dan jaringan ritel modern yang diberi nama Basmalah.

"Peran Sidogiri terbukti sangat besar bagi umat. Pesantren ini memiliki belasan ribu santri dan jaringan alumni yang besar. Serta berperan dalam meningkatkan perekonomian umat," kata Suharso.

Selama ini basis PPP di kawasan Tapalkuda dan Madura cukup kuat. Hadirnya elite PPP di sejumlah pesantren di Tapalkuda diharapkan mampu untuk mempertahankan basis pemilih tradisonal di kalangan pesantren dan aktivis Islam. Terlebih, alumni ponpes-ponpes besar tersebut tersebar di sejumlah daerah.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya