Berita

Ade Reza Hariadi/Net

Politik

Tingginya Angka Golput Pengaruhi Kualitas Legitimasi Hasil Pemilu

KAMIS, 28 MARET 2019 | 10:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Isu golput (golongan putih) selalu mengemuka di setiap perhelatan pesta demokrasi. Tidak terkecuali pada Pemilu 2019 ini, fenomena golput kembali menghantui.

Tidak tanggung-tanggung, guna mengantisipasi itu, pemerintah lewat Menko Polhukam Wiranto mengancam pengajak golput akan dijerat pidana lewat UU ITE atau KUHP.

Pengamat politik dari Universitas Bung Karno (UBK), Ade Reza Hariadi menilai bahwa upaya pemerintah tersebut berlebihan. Di sisi lain, dia menyebut tingginya golput akan berpengaruh pada kualitas hasil pemilu.


"Secara legal prosedural, golput tidak akan mempengaruhi legitimasi pemilu, tetapi akan mempengaruhi kualitas legitimasi politik hasil pemilu, terutama jika angka golput tinggi," ucap Ade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/3).

Oleh karena itu, sambung dia, agar angka golput rendah, parpol dan capres/cawapres harus kerja keras mengkampanyekan program yang bermutu bagi kepentingan politik masyarakat.

Pasalnya, Ade melihat selama ini isu kampanye justru didominasi kepentingan menciptakan impresi politik dan suasana psikologis agar massa bersimpati atau sebaliknya antipati pada parpol atau capres tertentu.

"Hal tersebut menumpulkan rasionalitas politik pemilih dan menyemai apatisme yang akhirnya berkontribusi pada aksi golput," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya