Berita

Menko Polhukam Wiranto/RMOL

Politik

PEMILU 2019

Pengamat Politik: Wiranto Lebay, Persis Dengan Gaya-gaya Orde Baru

Ajakan Golput Punya Nilai Yang Sama Dengan Ajakan Memilih
KAMIS, 28 MARET 2019 | 09:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Menko Polhukam Wiranto dalam pernyataannya kemarin seakan mengancam akan mempidanakan pihak-pihak yang melakukan ajakan golput dalam pemilu.

Praktis pernyataan mengundang kontroversi dan reaksi dari berbagai kalangan. Pasalnya, pernyataan demikian persis dengan gaya-gaya Orde Baru dahulu.

Menurut pengamat politik dari UBK Ade Reza Hariadi, reaksi pemerintah seperti itu sangat berlebihan dalam proses demokrasi saat ini.


"Saya kira reaksi yang berlebihan dan tidak siap dengan konsekuensi dari sistem politik demokrasi," ujar Ade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/3).

Sambung Ade, hak pilih maupun hak untuk tidak memilih atau sering diidentikan dengan golput merupakan bagian hak-hak sipil politik yang nilainya sama dalam sistem politik demokrasi.

Menurutnya sepanjang ajakan golput itu tidak melanggar ketentuan yang ada maka seharusnya tidak menjadi masalah dalam proses demokrasi kita.

"Sepanjang ajakan golput ini tidak disertai dengan ancaman kekerasan dan paksaan, maka nilai politiknya sama dengan ajakan untuk menggunakan hak pilih," imbuhnya.

Kendati demikian, Ade juga mengimbau bahwa sebagai warga negara sudah seharusnya aktif menggunakan hak pilihnya sebagai partisipasi menentukan arah bangsa lima tahun ke depan.

"Sebagai warga negara sebaiknya mengambil posisi dengan partisipasi politik yang aktif dengan menyalurkan hak pilihnya secara kritis dan konstruktif bagi masa depan bangsa," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya