Berita

Hence Carlos Kaparang

Politik

Hence Carlos Kaparang: Kader Berkarya Harus Bantu Masyarakat

RABU, 27 MARET 2019 | 21:04 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Hence Carlos Kaparang, calon legislatif (caleg) Partai Berkarya daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta I, mengatakan caleg partai bentukan Tommy Soeharto harus bisa membuat dan menjalankan program untuk membantu masyarakat, dan tidak hanya saat kampanye. Ia juga mengkampanyekan hukuman mati untuk para koruptor.

"Bikin saja program sederhana, tapi dijalankan," ujar pria Manado kelahiran Banda Aceh, 5 Desember 1975 itu, saat ditemui di kediamannya di Jl Rasamala, tidak jauh dari rumah Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut.

Oscar, panggilan akrab orang dekat Keluarga Pak Harto ini, menawarkan program sederhana kepada calon pemilihnya di Jakarta Timur. Yaitu, bantuan bergulir untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan, seperti modal usaha kecil, biaya rumah sakit, bayar uang sekolah, biaya nikah, dan khitanan.


"Saya akan jalankan program ini jika saya terpilih. Dananya berasal dari 50 persen gaji saya setiap bulan," ujar lelaki yang pernah tergabung dalam Partai Pemuda Indonesia (PPI) dan menjadi partisipan Partai Karya Republik (Pakar) besutan Arie Sigit.

Sejak masuk Partai Berkarya dan menjadi caleg untuk Dapil DKI Jakarta I, Oscar mendirikan Rumah Aspirasi di bilangan Rawamangun, Jakarta Timur. Oscar selalu hadir di sini, untuk berbincang dan menyerap aspirasi masyarakat.

Kebiasaan yang dimulai jauh hari sebelum kampanye membuatnya mantap melangkah bersama Partai Berkaya untuk melayani masyarakat. Terlebih, dia tahu tidak seluruh masyarakat terlayani oleh pemerintah.

"Jika saya terpilih dan pemerintahan mendatang tidak berpihak ke masyarakat, saya siap menjadi oposisi," kata anak tentara yang memilih menjadi pengusaha bengkel mobil ini.

Menurut Oscar, yang juga sangat penting bagi pembangunan bangsa adalah penegakan hukum dan perlunya hukuman maksimal bagi para koruptor. Ia akan mengkampanyekan perlunya hukuman mati bagi para koruptor.

"Jika masyarakat tidak setuju dengan hukuman mati untuk para koruptor, jangan pilih saya," kata ayah tiga anak dari perkawinannya dengan Louise Sari Herianty.  

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya