Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Kecewa Pph Badan Belum Turun, RR: Janji Berulang Setiap 5 Tahun

RABU, 27 MARET 2019 | 15:19 WIB | LAPORAN:

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapat sindiran dari Presiden Jokowi terkait rencana penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan yang tak kunjung dieksekusi.

Dalam acara deklarasi dukungan 10 ribu pengusaha untuk dirinya di Istora Senayan, Kamis malam (21/3) pekan lalu, Jokowi dalam kapasitas incumbent mengatakan, sudah membicarakan langkah menurunkan pajak korporasi itu dengan beberap organisasi pengusaha sehingga memberikan daya saing pada produk-produk Indonesia.
 
Jokowi mengaku dapat banyak keluhan, tapi hitung-hitungan terkait pajak korporasi belum diterimanya dari Kementerian Keuangan, khususnya Ditjen Pajak. Sebab ia tak mengerti perhitungannya seperti apa dalam menurunkan pajak pengusaha.


Hingga saat ini pajak korporasi masih dipatok sebesar 25 persen.

Menanggapi hal itu, mantan menteri koordinator bidang perekonomian, Rizal Ramli menilai Jokowi tengah obral janji di hadapan para pengusaha.

"Kok ilmunya hanya janji-janji dan iming-iming, berulang pula setiap lima tahun. Paten kali?" sindir RR.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menerangkan, penurunan PPh badan tidak bisa dilakukan secara instan. Sebab, harus ada beberapa perubahan pada UU PPh Badan yang mana membutuhkan persetujuan DPR.

"Jadi, kita akan terus untuk mendorong DPR untuk menyelesaikan UU KUP tersebut," ucapnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya