Berita

Joko Widodo/Net

Politik

PILPRES 2019

Sindir Capres Berjas, Petinggi Gerindra: Ini Tanda-tanda Jokowi Mau Gantung Jas

RABU, 27 MARET 2019 | 13:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Presiden petahana Joko Widodo mengajak pendukung Jokowi-Maruf mencoblos paslon 01, yang mengenakan pakaian putih dalam foto kertas suara Pilpres 2019.

"Jangan lupa, saya ingatkan tanggal 17 April itu kita pakai baju putih. Karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih, karena kita adalah putih, putih adalah kita," kata Jokowi saat kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, Selasa (26/3).

"Kalau pakai jas, mahal. Ya enggak? Jas itu pakaian orang Eropa, pakaian orang Amerika, orang Indonesia cukup baju murah, pakai baju putih, seperti baju yang saya pakai," imbuh Jokowi.


Diketahui, dalam foto kertas suara, penantang Jokowi-Maruf yaitu paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi mengenakan pakaian jas. Ajakan Jokowi itu pun seolah-oleh menyindir Prabowo-Sandi.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, kampanye Jokowi itu miskin program dan gagasan. Kampanye tersebut seperti pepesan kosong alias tidak punya bobot.

Arief pun menilai, cara kampanye tersebut menjadi tanda bahwa petahana Jokowi bakal keok pada Pilpres 17 April nanti.

"Ini sudah tanda-tanda Kangmas Jokowi ini mau gantung jas alias lengser jadi Presiden alias kalah di Pilpres 2019, makanya sudah enggak mau pakai jas lagi," ujar Arief kepada redaksi, Rabu (27/3).

Tetapi yang terpenting, lanjut Arief, memilih pemimpin tidak ada hubungannya dengan pakaian.

"Yang penting bukan baju putih yang sering Kangmas pakai, tapi hati dan jiwa yang putih tanpa kebohongan dalam menjadi seorang pemimpin," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya