Berita

KH. Ahmad Imron/Net

Politik

PEMILU 2019

Gus Imron: Golput Bukan Pilihan Bijak

SENIN, 25 MARET 2019 | 09:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mengajak masyarakat menyukseskan Pemilu serentak 2019. Caranya dengan bersama-sama pihak keamanan menjaga keamanan dan kedamaian pemilu.

"Pilpres dan Pileg ini hajatan lima tahunan sekali, setelah itu kita harus bergandengan tangan untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara, maka pemilu harus disikapi dengan nilai kedewasaan," Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banten, KH. Ahmad Imron, Senin (25/3).

Gus Imron biasa ia akrab disapa meminta masyarakat saling menghormati pilihan politik masing-masing. Jangan gara-gara pemilu, masyarakat terkotak-kotak dan terpecah-belah. Bukan hanya di tingkat akar rumput, elit politik atau tokoh masyarakat juga harus menyukseskan pemilu dengan cara-cara sesuai aturan dan kaidah yang berlaku.


"Di dalam kaidah dunia pesantren. Bahwa mencegah kerusakan ketidaktertiban harus didahulukan ketimbang berbuat kebaikan. Atas dasar itu pemilu yang menentukan nasib bangsa ke depan, harus dijaga sebaik-baiknya. Kita menyelenggarakan pesta demokrasi ini harus disikapi dengan riang gembira. Bukan saling fitnah, saling cibir," tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falahiyah ini juga mengimbau masyarakat tidak menjadi produsen serta penyebar hoax, guna menjaga kondusifitas pemilu. Dalam agama, menyampaikan kabar bohong dan fitnah secara tegas dilarang.

Terakhir, Gus Imron mengajak masyarakat tidak golput dengan menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti.

"Golput itu bukan pilihan bijak. Sekecil apapun, setidaksuka apapun kita golput tidak boleh dilakukan. Ini hajatan lima tahunan seluruh rakyat harusnya bergembira menghadapi hajatan demokrasi ini. Karena kalau masyarakat golput yang rugi bangsa kita sendiri. Cerminan negara demokrasi itu kan partisipasi masyarakat dalam pemilu maksimal," tukasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya