Berita

Capres Prabowo Subianto berkampanye di Makassar/Dok BPN

Politik

Di Makassar, Prabowo Janjikan Listrik Murah Di 100 Hari Kerja

MINGGU, 24 MARET 2019 | 23:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali menegaskan bakal menurunkan harga listrik dalam 100 hari pertama jika terpilih bersama Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Dalam pidato kampanye akbar di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3), Prabowo yakin misi itu terwujud lantaran sudah berpedoman berdasarkan kajian tim pakar yang dibentuknya.

"Saya katakan kepada tim saya yang sudah bekerja sekarang, bisa enggak kita turunkan harga listrik? Mereka hitung, hitung, 'Bisa, Pak. Bisa kita turunkan harga listrik'. Berapa lama? 1 tahun kah, 3 tahun kah, 2 tahun kah? Mereka jawab, 'Pak, kita bisa turunkan harga listrik dalam 100 hari pertama kita," ungkap Prabowo disambut tepuk tangan massa yang hadir.


Selain listrik, concern-nya bersama Sandi yakni menurunkan harga kebutuhan pokok masyarakat.

"Saya tanyakan bisa enggak kita turunkan 9 harga pokok? 'Bisa'. Apa syaratnya? Dia paparkan rencana-rencananya. Tapi tidak akan saya ceritakan sekarang nanti ada yang nyontek. Akan saya cerita 24 hari lagi," sambungnya.

Memiliki tim kajian, ia pun yakin jika dua ambisinya dalam menurunkan harga kebutuhan pokok dan tarif listrik bisa terwujud.

Soal lapangan kerja, Ketum Gerindra ini juga bakal membangun ratusan pabrik untuk membuka lapangan pekerjaan untuk rakyat Indonesia.

"Saya tidak akan bicara kalau saya tidak percaya dan tidak yakin kita bisa mengubah keadaan ini. Kita dalam keadaan yakin bahwa kita akan mengubah keadaan saat ini. Kita akan bangun ratusan pabrik untuk membuka lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia. Kita sudah hitung kemampuan kita," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya