Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo (kanan)/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Hashim Djojohadikusumo: Kader Gerindra Harus Tangkis Fitnah Kepada Prabowo-Sandi

SABTU, 23 MARET 2019 | 19:38 WIB | LAPORAN:

. Semua kader Partai Gerindra termasuk anggota Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP Gekira) harus menangkis fitnah yang ditujukan kepada paslon 02 Prabowo-Sandi. Khususnya terkait hoax Prabowo mendukung dasar negara di luar Pancasila.

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, semua pihak harus melakukan itu karena memang fitnah dilarang oleh semua ajaran agama manapun.

"Prabowo-Sandi susah berulang kali menyatakan di berbagai kesempatan bahwa mereka berdua bertekad untuk melestarikan Pancasila sebagai dasar negara. Jadi itu adalah fitnah keji," ujar Hashim.


Dia menghadiri acara pengukuhan pengurus Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) Jakarta di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (23/3).

Dipastikan Hashim, kalau nanti menang Pilpres, Prabowo-Sandi tetap akan menjaga idelogi Pancasila dan UUD 1945. Sebab sejak usia belia, tepatnya awal menjadi prajurit, Prabowo sudah menyatakan sumpah setianya dalam menjaga kemurnian Pancasila. Begitu mundur dari TNI pun Prabowo tetap memegang teguh sumpah setianya itu.

"Sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Gerindra, Gerindra didirikan untuk melindungi Pancasila dan UUD 1945 sampai dengan hari kiamat," tutup adik kandung Prabowo ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya