Berita

Haposan P. Batubara-kiri (kiri)/RMOL

Politik

Haposan P. Batubara: Gerindra Dukung Khilafah Adalah Fitnah Keji

SABTU, 23 MARET 2019 | 15:07 WIB | LAPORAN:

. Politisi Partai Gerindra, Haposan P. Batubara menegaskan, pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama sekali tidak mendukung sistem khilafah sebagaimana isu yang beredar selama ini.

Menurut Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini, yang ada justru Prabowo-Sandi akan menegakkan UUD 1945 dan Pancasila jika nanti mereka memimpin.

Buktinya, jelas Haposan, hanya di Gerindra yang organisasi sayapnya terdiri dari hampir semua agama di negeri Indonesia.


"Di kita ada Gemira (Gerakan Muslim Indonesia Raya), Gekira (Gerakan Kristen Indonesia Raya), Gema Sadhana (Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara) dan lain-lain. Hanya Gerindra yang mempunyai organisasi sayap yang bernafaskan keagamaan," sebut dia di sela-sela pengukuhan pengurus Gekira Jakarta di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (23/3).

Terlebih, lanjut Haposan, Prabowo selaku ketua umum Partai Gerindra merupakan seorang prajurit yang sedari muda sudah mengucapkan janji setia kepada Pancasila dan NKRI.

Untuk itu, ditegaskannya, partainya sama sekali tidak mendukung khilafah sebagaimana isu hoax yang berkembang selama ini.

"Jadi itu adalah fitnah yang sangat kejam kalau ada orang yang bilang Gerindra itu mendukung organisasi radikal atau orang-orang yang mau mengganti Pancasila dengan dasar negara yang bertentangan dengan Pancasila," pungkas Haposan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya