Berita

Politikus Demokrat, Herman Khaeron/RMOL

Politik

Tak Mau Suudzon, Demokrat Imbau Silatnas Digeser Usai Pemilu

RABU, 20 MARET 2019 | 16:08 WIB | LAPORAN:

. Partai Demokrat meminta kepada Bawaslu untuk melototi acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Pemerintahan Desa Se-Indonesia pada 30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pasalnya ditenggarai kegiatan itu berkaitan dengan Pilpres 2019.

"Kemarin kita sudah sampaikan ke Bawaslu agar tidak diam menyikapi kegiatan  tersebut," kata Politisi Partai Demokrat, Herman Khaeron di Gedung DPR, Rabu (20/3).


Sebab menurutnya, acara yang melibatkan banyak dan bersifat massal sangat tidak pantas dilaksanakan di saat kampanye terbuka. Kendati demikian, ia tidak mau berburuk sangka kalau acara itu memiliki agenda terselubung yang berkaitan dengan dukungan kepada Jokowi.

"Kita tidak berprasangka buruk. Tapi kegiatan seperti itu diurungkan saja dan digeser setelah Pemilu," kata Herman.

Ketua DPP partai berlambang mercy itu juga mengingatkan kepada kandidat capres agar mematuhi aturan.

"Sekalipun acara bersifat kenegaraan, tidak bisa dilepaskan dari situasi kampanye," ujar Herman yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR ini.

Dalam kegiatan aparat desa tersebut, Presiden Jokowi disebutkan akan mendapat penghargaan sebagai Bapak Pembangunan Desa. Terkait pantas tidaknya penghargaan itu diberikan kepada Jokowi, Herman tidak mau menjawabnya.

"Penilaian saya sebatas itu saja. Sebab saya tidak berhak menilai pantas atau tidak. Tapi sebaiknya event massal digeser dulu. Laksanakan saja kampanye terbuka dimanfaatkan untuk meraih simpati," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya