Berita

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Elektabilitas Naik Signifikan, Sandiaga Uno Tidak Mau Jumawa

RABU, 20 MARET 2019 | 13:16 WIB | LAPORAN:

. Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengapresiasi hasil survei terbaru Litbang Kompas.

Meski masih menempatkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin unggul, tapi elektabilitas paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi meningkat signifikan.

"Ya alhamdullilah. Dan alhamdullilah (Prabowo-Sandi menang di pemilih pemula), kita mendapati ada kesamaan dari hasil Kompas dari 2,5 bulan yang lalu," jelas Sandi di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (20/3).


Meski ada peningkatan paslon 02, Sandi tidak ingin jumawa dengan hasil tersebut. Karena itu, BPN Prabowo-Sandi masih harus terus bekerja keras hingga garis finish.

"Jadi ini satu afirmasi bahwa konsep kita bisa diterima, tapi masih harus kerja keras. Saya ingatkan relawan tinggal praktis 25 hari lagi, dan di 21 hari terakhir di 24 Maret akan sprint," tambah Sandi.

Salah satu kerja keras yang selama ini dilakukan dengan mengunjungi berbagai daerah di Indonesia, dan tentunya mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.

"Angka kita terus mengejar dan kita fokus memberikan solusi kepada masyarakat, saya semakin yakin punya peluang baik," tutup Sandi.

Dalam survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 22 Februari 2019 sampai 5 Maret 2019, elektabilitas Jokowi-Maruf tergerus cukup signifikan. Elektabilitas Joko Widodo-Maruf Amin mencapai 49,2 persen, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 37,4 persen. Selisih elektabilitas kedua paslon 11,8 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya