Berita

Foto:Net

Politik

Tingkatkan SDM Penegak Hukum, ETF Fasilitasi Beasiswa Untuk Anggota Polri

RABU, 20 MARET 2019 | 11:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Perjalanan waktu membuat tantangan penegakan hukum menjumpai hal baru, diantaranya beragam bentuk kriminalitas. Untuk itu perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia penegak hukum.

Itulah yang melatarbelakangi dukungan Eka Tjipta Foundation (ETF) kepada Markas Besar Kepolisian RI.

"Hal ini membuat kami mendukung upaya pihak kepolisan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia mereka, karena keamanan publik yang terjamin adalah kepentingan kita semua," ujar Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin seusai penandatanganan MoU antara ETF dengan Mabes Polri yang diwakili oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia, Irjen (Pol) Eko Indra di Jakarta, Selasa (19/3).


Dalam kemitraan ini, ETF menyediakan masing-masing 10 beasiswa pendidikan strata-2 dan strata-3 bagi para anggota kepolisian yang lolos seleksi.

"Kami memandang pembangunan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan adalah pekerjaan bersama. Sektor pendidikan dapat menjadi wahana meningkatkan harkat serta kondisi sosial dan ekonomi, termasuk kondisi keamanan publik," kata Direktur Eksekutif ETF, Ardy Candra Sutandi yang hadir pada penandatanganan MoU.

Pada tahun 2014 ETF pernah menjalin kemitraan dengan Yayasan Kemala Bhayangkari dengan menyediakan beasiswa pendidikan strata-1 bagi putra-putri keluarga besar Polri yang berprestasi dan memenuhi kriteria. Angota kepolisian dari berbagai kesatuan juga menjadi peserta tetap Pelatihan Mediasi Terakreditasi MA yang diselenggarakan ETF bersama Badan Mediasi Indonesia (BaMI) sejak tahun 2009 hingga 2016.

Keseluruhan, sejak tahun 2007 hingga 2018, ETF telah memberikan 2.821 beasiswa pendidikan tinggi, baik strata-1, strata-2, maupun strata-3, yang 131 diantaranya menjangkau penerima dari lingkup instansi pemerintah atau dikenal sebagai Program Beasiswa Instansi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya