Berita

Ketua DPP Gerindra, Moh Nizar Zahro/RMOL

Politik

Gerindra Curiga Jokowi Gunakan Silatnas Untuk Kampanye Terselubung

SELASA, 19 MARET 2019 | 15:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Ketua DPP Gerindra, Moh Nizar Zahro mengkritisi Presiden Joko Widodo yang dinilai menggunakan kekuasaannya untuk melakukan kampanye terselubung.

Hal itu berkenaan dengan rencana kegiatan Silaturahmi Nasional Pemerintahan Desa Se-Indonesia pada (30/3) yang bakal dihadiri Presiden Joko Widodo.

"Semua orang tahu bahwa acara mengumpulkan kepala desa adalah kampanye terselubung. Jokowi jangan menyalahgunakan kekuasaan," kata Nizar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/3).


Dalam acara yang diselenggarakan Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) itu, salah satu isinya adalah untuk merumuskan usulan perbaikan tata kelola dana desa.

Namun Nizar melihat ada celah untuk melakukan kampanye terselubung, yakni melalui program dana desa.

"Dana desa berasal dari uang rakyat, wajar jika uang tersebut dialirkan kepada rakyat kembali. Tidak etis mengklaim soal dana desa, apalagi ada upaya memanfaatkan untuk kampanye terselubung," jelasnya.

Melihat indikasi tersebut, juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini menganggap jika ajang tersebut tak ubahnya sebagai pengkhianatan kepada rakyat.

Sebab, dana desa yang dalam pembahasannya melibatkan DPR sejatinya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan penguasa.

"Dana desa untuk kampanye terselubung sama saja mengkhianati rakyat desa. Jika Jokowi ingin kampanye, maka lakukanlah menggunakan dana sendiri. Jangan utak-atik dana desa melalui penyalahgunaan kekuasaan," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya