Berita

Ilustrasi

Politik

Data Pemilih Masih Amburadul, Komisioner KPU Bisa Dipidana

SELASA, 19 MARET 2019 | 14:27 WIB | LAPORAN:

Daftar Pemilih Hasil Tetap Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHP-2) Pemilu 2019 yang dikelola oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masih berantakan alias amburadul. Para komisioner penyelenggara pemilu pun terancam pidana.

Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, di Jakarta Selatan (Jaksel) saja, ada 132 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang jumlah pemilihnya kurang dari 20 orang, bahkan pula ada yang 1 TPS atau RT jumlah pemilihnya hanya 1 orang.

Dikatakannya bukan tidak mungkin hal itu karena adanya kesengajaan dari penyelenggara Pemilu untuk menghilangkan hak memilih dari warga.


"Kalau satu RT cuma 1 berarti ada yang hilang. Ini ada penghilangan hak pilih warga negara, ini hukum pidana ini," tegasnya saat ditemui di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Selasa (19/3).

Kasus semacam itu ditengarainya bukan hanya terjadi di daerah Jakarta Selatan. Melainkan juga terjadi di hampir semua wilayah di ibu kota, bahkan di seluruh Indonesia.

Belum lagi, tambahnya, di data yang tertera di KPU, pada salah satu daerah di Jakarta Selatan bahkan tertulis 22 RW. Padahal setelah dikroscek dengan data yang tertera di situs jakarta.go.id, disana hanya ada 11 RW.

Terkait itu, politisi Partai Gerindra ini mengaku sudah melaporkan ke KPU. Namun saat itu, KPU belum memberikan jawaban yang pasti.

"Ternyata setelah kami konfirm dengan KPU masih ada tidak jelas. Saya mengistilahkan amburadul. Misal disatu kelurahan ada pemilihnya cuma 1. Kami sudah sisir 25 kelurahan," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya