Berita

Foto: Repro

Politik

Video Prajurit TNI 'Stop Jangan Pengaruhi Kami', Gimana Pak Pol?

SELASA, 19 MARET 2019 | 10:50 WIB | LAPORAN:

Netralitas TNI adalah harga mati.

Status dari akun Twitter resmi Pusat Penerangan TNI ini telah memancing beragam komentar warganet.

"Netralitas TNI adalah harga mati... jangan ajak dan libatkan kami..." tulis akun @Puspen_TNI menambahkan dua emoji dan tanda pagar atau hastag #NetralitasTNI.


Terpantau redaksi hingga pukul 10.30 WIB, status akun @Puspen_TNI tersebut telah ditonton lebih dari 36 ribu kali dan 1,333 retweets.

Akun @Puspen_TNI juga memposting video singkat dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Yonif Mekanis 741/GN.

Dalam video berdurasi 33 detik itu, tampak empat prajurit silih berganti berbicara tentang netralitas dalam Pemilu 2019.

"Netralitas TNI adalah harga mati yang benar-benar tidak bisa ditawar lagi," ucap seorang prajurit mengawali.

"Harus benar-benar kita hormati, untuk itu TNI harus bersikap netral dalam kehidupan politik," lanjutnya.

"Stop jangan ajak kami," timpal seorang prajurit sambil menenteng senjata.

Seorang netizen pun bertanya. "Kalau ada perwira aktif gak netral gimana min??"

"Laporkan saja k markas TNI terdekat," @Puspen_TNI merespon.

Netizen lain @icalmiaaauuuww menyindir netralitas aparat institusi lain.

"Trima kasih TNI ku...kalian adalah harapan kami satu2nya... jangan berpihak kayak aparat lain yang terang2an partisan.."

"Mantab benar dah bapak2 TNI memang harusnya spt ini...hrs netral..gimana pak pol?" akun @iranovitasari07 tak kalah nyinyir.

"Bahkan Sahabat dekatku, seorang perwira AD Nggak mau diajak bicara tentang sosok 01 atau 02. Dia selaku mengalihkan topic saat ada yang nyinggung itu. Awasome of u TNI. Kami bersamamu," nimbrung @nuZaiba_zahra.

Pujian juga datang dari akun P 02 S@yusuf_iye terkait komitmen TNI untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2019. "TNI Benteng terakhir kedaulatan NKRI, jangan mau diperalat. Bravo TNI."

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya