Berita

Juru Bicara Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Christiawan Nasir/Net

Politik

Kemenlu Sebut Pernyataan Senator Fraser Anning Picik

SENIN, 18 MARET 2019 | 14:10 WIB | LAPORAN:

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah memanggil Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Gary Quinlan terkait dengan penyataan tendensius Senator Australia Fraser Anning.

Juru Bicara Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan pemanggilan Dubes Quinlan dilakukan pagi tadi.

"Terkait dengan pernyataan yang disampaikan salah seorang senator Australia tentunya ini adalah sesuatu yang kita kecam, tadi pagi menlu (Retno Marsudi) telah memanggil dubes Australia (Gary Quinlan) untuk Indonesia, dalam pertemuan tersebut menlu mengecam keras pernyataan senator Australia," tuturnya.


Lanjut Tata, pernyataan yang disampaikan Senator Anning telah menunjukkan ketidakmengertian mengenai islam dan damainya agama islam.

"Sangat salah untuk mengkaitkan terorisme dan kekerasan dengan islam ataupun agama lainnya," tuturnya.

Kemlu juga menegaskan, pandangan Anning merupakan hal yang picik.  "Ini merupakan suatu pandagan yang sangat picik. pemikiran seperti ini tidak ada tempat di dunia moderen, baik di Indonesia, Australia atau dimana pun di dunia ini," lanjut Tata.

Sementara itu adanya larangan kedatangan Anning ke Indoneaia yang dinyatakan Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris, sesungguhnya hanya pemerintah yang memiliki hak untuk mencegah datangnya Anning ke Indonesia.

"Terkait dengan hak Warga Negara asing untuk bisa masuk ke Indonesia, itu sepenuhnya merupakan hak dari Indonesia saat ini tidak ada rencana bersagkutan akan ke Indonesia, kalaupun ada rencana hak sepenuhnya adalah milik pemerintah Indonesia untuk menentukan siapapun boleh atau tidak masuk ke Indonesia," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya