Berita

Koordinator Jurubicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak/RMOL

Politik

Dahnil Anzar: Kartu-Kartu Jokowi-Maruf Adalah Pemborosan

SENIN, 18 MARET 2019 | 13:59 WIB | LAPORAN:

. Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo-Sandi mengkritisi banyaknya kartu sakti yang ditawarkan kubu pasangan Jokowi-Maruf.

Koordinator Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai, kartu sakti yang ditawarkan Paslon 01 tak efisien lantaran terlalu banyak.

"Kartu-kartu itu kan pemborosan," kata Dahnil dalam diskusi bertajuk "Review Debat Cawapres" di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/3).


Tak hanya efisien, Dahnil bahkan khawatir jika gagasan Jokowi-Maruf tersebut bisa memunculkan celah pelanggaran hukum layaknya bancakan.

"Ya itu (bancakan) yang kami ingin tak terjadi," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam debat Cawapres semalam, Maruf Amin berkali-kali mengklaim program kartu Jokowi dalam periode pertama telah berhasil. Dia juga memamerkan tiga kartu sakti, yakni Kartu Pra-Kerja, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga jenjang kuliah di hadapan Cawapres 02, Sandiaga Salahuddin Uno.

Melihat itu, Sandi pun menawarkan single identity number melalui KTP berbasis elektronik (KTP-el).

Dahnil menjelaskan, yang ditawarkan Sandi sesungguhnya bukanlah untuk meniadakan program-program pemerintah, melainkan mempermudah masyarakat dalam penggunaan kartu yang ada.

"Coba cek di dompet anda banyak kartu, belum lagi yang suka main timezone kartunya juga ada yang lain-lain kan repot. jadi besok-besok pelayanan BPJS anda cukup pakai KTP, kartu pintar punya Pak Jokowi itu cukup kita tunjukkan KTP, kalau pelajar tentu dia ada kartu pelajar, dan sebagainya," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya