Berita

Gebyar Hizb Nashr/Net

Politik

Jari 98: Pesta Demokrasi Itu Suka Cita, Bukan Penuh Amarah

SENIN, 18 MARET 2019 | 09:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ribuan masyarakat Tangerang Selatan, Banten antusias menghadiri acara Gebyar Hizb Nashr dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara yang diinisiasi Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98), Minggu (17/3).

Ketua Presidium Jari 98, Willy Prakarsa berharap melalui acara tersebut, publik tanah air khususnya masyarakat Tangsel bisa berperan untuk menciptakan suasana kondusif menjelang Pemilu serentak pada 17 April 2019.

Willy pun menyindir dua pentolan BPN Neno Warisman yang doanya viral di media sosial dan ancaman Amien Rais yang akan people power jika jagoannya kalah. Hal itu dinilai berpotensi memecah belah masyarakat.


"Mari menjaga kesejukan, jaga persatuan bangsa. Melalui acara ini kita berdoa yang menyejukkan agar suasana menjadi kondusif, aman dan nyaman. Juga bangsa ini tidak terpecah belah bukan sebaliknya," ungkap Willy.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk mengisi pesta demokrasi ini dengan suka cita bukan penuh amarah. Jangan sampai perbedaan pilihan politik membuat masyarakat terpecah. Kontestasi politik ini merupakan mekanisme lima tahunan, sementara persatuan yang di miliki ini harus tetap langgeng selamanya.

"Sekali lagi satukan hati mari jaga persatuan dan kesatuan. InsyaAllah dengan doa yang menyejukkan ini kita bisa menang," terang Willy.

Selain itu, Willy juga mengapresiasi pemerintahan Jokowi dalam upaya pemberantasan korupsi yang tidak tebang pilih. Jokowi sebagai sosok yang bersih terutama tidak melibatkan posisinya untuk kepentingan keluarga.

"Dalam penegakan hukum tidak pandang bulu. Dan soal nepotisme saya kira tidak ada. Anak beliau bisnisnya katering, martabak juga jualan pisang goreng," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya