Berita

Foto: Net

Jaya Suprana

Musibah Banjir Bandang Dan Tanah Longsor Sentani

SENIN, 18 MARET 2019 | 09:13 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEBENARNYA pagi hari ini saya sedang bimbang memilih untuk menulis tentang debat cawapres kemarin malam atau tentang polemik fenomena golput yang sedang mengheboh.

Namun akhirnya saya batalkan keduanya akibat terberitakan bahwa sampai dengan Minggu malam 18 Maret 2019 setidaknya 73 orang telah meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang kawasan Sentani , Papua, pada hari Sabtu 16 Maret 2019.

Sentani


Menurut Jurubicara Kodam Cenderawasih, Muhammad Aidi, jumlah warga yang mengungsi mencapai setidaknya 4.157 orang hingga Minggu malam waktu setempat yang tersebar di tujuh titik pengungsian. Sekitar 60 orang masih dilaporkan hilang.

Sementara Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengungkapkan, lebih dari 1.000 warga Sentani dievakuasi ke kantor bupati dan rumah dinasnya akibat banjir bandang menerjang sembilan kelurahan di Kabupaten Sentani.

Banjir bandang yang terjadi di malam hari, membuat para warga tidak mempersiapkan diri, sehingga yang diperlukan saat ini adalah kebutuhan pokok.  

Lebih jauh, Mathius menerangkan bahwa kebutuhan air juga terkendala sehingga dibutuhkan tangki air bersih untuk kebutuhan warga dan keperluan rumah sakit yang menampung korban luka-luka.  

Kepala Humas Polda Papua Ahmad Musthofa Kamal mengatakan tiga lokasi yang terdampak parah akibat terjangan banjir bandang ini adalah di sekitar bandara, perumahan Bintang Timur dan sekitar lapangan udara. Sebagian besar wilayah yang terdampak hingga kini masih tertutup lumpur material banjir.

Diperkirakan masih banyak korban yang terperangkap di dalam tumpukan lumpur.

Antisipasi

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menuturkan, data korban masih akan bertambah karena pendataan masih terus dilakukan.  

Lebih lanjut, Sutopo menegaskan bahwa sejak september 2018, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) bersama BNPB telah memperingatkan tentang adanya kemungkinan terjadi musibah banjir bandang.

Wilayah Sentani rawan banjir akibat kerusakan lingkungan dan pertambangan liar di lokasi situ. Sebagai upaya antisipasi bencana banjir bandang, Wantanas dan BNPB sudah melakukan penanaman 20.000 bibit pohon untuk memperbaiki lingkungan, terutama hutan yang masih tersisa eksis.

Doa

Bagi para dermawan yang ingin memberikan sumbangsih demi meringankan derita para korban musibah banjir bandang dan tanah longsor Sentani silakan menghubungi Posko Kemanusiaan bertempat di Gereja Paroki Sang Penebus Sentani dengan telepon nomor 0822-9019-6050 atau 0813-4476-2516.

Dengan penuh kerendahan hati saya bersujud demi memanjatkan doa memohon Yang Maha Kasih berkenan melimpahkan Berkah Anugrah kekuatan lahir batin kepada para pengungsi dan sanak keluarga yang ditinggalkan para korban di samping memohon Yang Maha Kasih berkenan menerima arwah para korban di sisi-Nya. AMIN


Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan yang merasa sangat prihatin atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa sesama warga Indonesia di kawasan Jayapura, Papua


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya