Berita

Aksi di Bundaran HI/RMOL

Politik

Kutuk Teror Christchurch, Mahasiswa: Fasisme Tidak Boleh Diberi Ruang

MINGGU, 17 MARET 2019 | 15:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aksi teror yang terjadi di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru menuai kecaman dari kalangan mahasiswa Indonesia.

Pagi tadi, Minggu (17/3), sejumlah mahasiswa dari Universitas Andalas, Universitas Indonesia, dan Universitas Gunadarma menggelar aksi simpatik di arena Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta.

Mereka membentangkan spanduk putih bertulis tangan, “Indonesia Turut Berduka Cita Mengutuk dan Mengecam Dengan Keras Aksi Penembakan di New Zealand”.


Inisiator aksi, Febri Rahmat mengecam keras alasan Brendon Tarrant menembaki para jamaah Salat Jumat. Menurutnya, fasisme tidak boleh hidup lagi di dunia ini.

“Fasis tidak bisa diberi ruang di dunia ini yang mampunyai kebebasan untuk hidup dan menyampaikan pendapat,” kata mahasiswa Universitas Andalas itu.

Dalam aksi ini, mereka turut membentangkan spanduk putih kosong. Setiap orang yang melintas diminta untuk membubuhkan tanda tangan di spanduk tersebut sebagai bentuk dukungan mengutuk keras kepada pelaku kejahatan di Selandia Baru.

“Yang terjadi di New Zaeland itu aksi yang tidak bisa diterima dengan alasan apapun dan bagaimanapun tak bisa dibenarkan. Ini pesan kepada seluruh dunia, harus mengutuk dan mengecam tindakan ini,” demikian Febri.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya