Berita

Maruf Amin/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES

Debat Cawapres, Maruf Amin Diperkirakan Kalah Telak

JUMAT, 15 MARET 2019 | 15:11 WIB | LAPORAN:

. Debat calon wakil presiden (Cawapres) diperkirakan tidak seimbang. Khususnya membahas tentang ketenagakerjaan dan ekonomi makro.

Debat ketiga Pilpres 2019 pada 17 Maret akan mempertemukan Cawapres 01 Maruf Amin dengan Cawapres 02 Sandiaga Uno. Debat mengusung tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

Sekretaris Eksekutif Labor Institute Indonesia atau Institute Kebijakan Alternatif Perburuhan Memprediksi, Andy William Sinaga mengatakan, sebagai praktisi pebisnis, Sandi yang memiliki pengalaman dalam mengelola perusahaan, diperkirakan lebih menguasai debat karena telah 'merunning' perusahaan besar.


"Intinya, Sandiaga Uno lebih paham dalam berdebat tentang isu menata hubungan industrial guna mencegah konflik hubungan industrial," sebut Andy, Jumat (15/3).

Pendamping Prabowo Subianto itu tentu saja paham tentang permasalahan "outsourcing", sistem hubungan industrial, investasi, pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta bagaimana mengelola dialog hubungan industrial di perusahaan.

"Sementara Cawapres 01 Ma'ruf Amin yang hanya berlatar belakang ilmu agama dan ulama senior," terang Andy.

Maruf diprediksi agak kewalahan menghadapi Sandi yang telah lama bergelut dalam dunia bisnis. Sandi tentu saja lebih sering berhadapan dengan para pekerja, khususnya di beberapa perusahaannya.

Untuk itu, Andy menyarankan agar Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf lebih intens memberi masukan dan memberikan input terutama tentang isi-isu ketenagakerjaan agar tidak "kalah telak" menghadapi debat Cawapres pada 17 Maret mendatang.

"Tim pasangan Cawapres 02 Sandiaga Uno diprediksi telah mengetahui beberapa kelemahan Cawapres 01 Maruf Amin," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya