Berita

CEO PolMark Indonesia, Eep Saefullah Fatah (kiri)/Net

Politik

PAN Solid Di Posisi Keenam, Unggul Dari PKS Dan PPP

KAMIS, 14 MARET 2019 | 12:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Lembaga survei PolMark Indonesia merilis hasil survei terbaru elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2019. Hasilnya, PAN unggul dari partai berbasis massa Islam PKS dan PPP.

Survei PolMark menunjukkan elektabilitas PAN sebesar 5,9 persen. Sementara PKS 4,5 persen dan PPP sebesar 4,4 persen. Di sisi lain, PBB terancam tidak lolos ambang batas parlemen dengan raihan hanya 0,5 persen.

"Menurut survei PolMark, PAN justru punya capaian signifikan untuk lolos Parliamentary Threshold (PT) dengan elektabilitas sebesar 5,9 persen," kata CEO PolMark Indonesia, Eep Saefullah Fatah.


Demikian disampaikan Eep dalam rilis survei dan diskusi Forum Pikiran Akal dan Nalar di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/3) kemarin. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan pakar filsafat Rocky Gerung.

Menurut Eep, survei ini bisa disebut paling komprehensif dengan responden sebanyak 32 ribu orang dengan rentang waktu yang cukup panjang.

"Hasilnya PAN solid di posisi keenam dengan elektabilitas 5,9 persen," ungkapnya.

Eep menjelaskan survei yang dilakukan di 73 Dapil seluruh Indonesia dilaksanakan pada Oktober 2018 hingga Februari 2019.

"Sebaran 73 Dapil yang menjadi objek survei kami ada di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusra, Maluku, dan Papua," tutup Eep.

Berdasarkan survei PolMark Indonesia, sembilan partai yang dinyatakan lolos parlemen adalah PDIP (28,6 persen), Gerindra (14,1 persen), Golkar (13,5 persen), PKB (11,5 persen), dan Demokrat (6,9 persen). Kemudian, PAN (5,9 persen), NasDem (5,6 persen), PKS (4,6 persen), dan terakhir PPP (4,5 persen).

Sementara partai yang tidak lolos PT antara lain Perindo (2 persen), PSI (0,6 persen), Berkarya (0,4 persen), dan Garuda (0,1 persen), Hanura (1,1 persen), PBB (0,5 persen) dan PKPI (0,2 persen).

Survei PolMark Indonesia digelar di 73 Dapil dari 80 Dapil seluruh Indonesia dengan jumlah responden 440 di 72 Dapil dengan margin of error plus-minus 4,8 persen dan 880 responden di 1 Dapil dengan margin of error plus-minus 3,4 persen. Pengambilan sampel survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya