Berita

Leo Tolstoy/Net

Jaya Suprana

Hikayat Haji Murat

KAMIS, 14 MARET 2019 | 08:04 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

LEO Tolstoy di samping John Ruskin mempengaruhi Mahatma Gandhi. Pada usia senja, sang mahasastrawan Rusia penulis Perang Dan Damai, Anna Karenina, Kebangkitan, Kematian Ivan Ilyich, sempat menulis sebuah novel berjudul Khadzi Murat yang jika dialihkan ke bahasa Indonesia menjadi Haji Murat.

Leo Tolstoy menulis mahakarya tersebut mulai tahun 1896 sampai dengan 1904 dan diterbitkan secara anumerta pada tahun 1912.

Haji Murat



Murat adalah seorang pemberontak Ayar yang akhirnya bersekutu dengan tentara kekaisaran Rusia demi menyelamatkan keluarganya dari ancaman angkara murka komandan gerilya separatis Ayar bernama Shamil.

Murat akhirnya tiba di Benteng Vozdvizhenskaya untuk bergabung dengan pasukan Rusia, dengan harapan mendapatkan dukungan untuk menggulingkan Shamil dan menyelamatkan keluarganya.

Di Vozdvizhenskaya, Murat berteman dengan Pangeran Semyon Vorontsov, putra Raja Muda, istrinya Maria dan putranya, dan meraih simpati para prajurit yang ditempatkan di sana.

Pada hari kelima masa tinggal Murat, ajudan gubernur jenderal, Mikhail Loris-Melikov datang dengan perintah untuk menuliskan kisah Murat ilahirkan di Desa Tselmes dan sejak awal menjadi dekat dengan Khan setempat karena ibunya menjadi pengasuh keluarga kerajaan.

Begitu Murat bergabung dengan Rusia, Vorontzov yakin mampu mengalahkan Shamil. Namun, ambisi Vorontsov kandas oleh Chernyshov, seorang pangeran yang iri padanya. Murat disekap di sel tahanan benteng Vozdvizhenskaya karena dicurigai sebagai seorang mata-mata.

Sementara itu, ibu, istri dan putra tertua Murat ditawan oleh Shamil lalu diamankan ke lokasi yang dianggap lebih aman dari upaya pembebasan oleh Murat.

Menyadari dirinya tidak dipercaya oleh Rusia untuk memimpin pasukan melawan Shamil, Murat melarikan diri dari sel tahanan Vozdvizhenskaya untuk mengumpulkan teman-temannya demi menyelamatkan keluarganya.

Akhirnya Haji Murat gugur akibat ditembak mati oleh serdadu kekaisaran Rusia yang kemudian memenggal kepala Haji Murat.

Islam Di Rusia

Hikayat Haji Murat karya Leo Tolstoy membuktikan peradaban Islam sudah hadir di bumi Rusia sejak abad ke 8. Muslim pertama di wilayah Rusia adalah masyarakat Dagestani di kawasan Derbent setelah ditaklukkan Arab.

Negeri Muslim yang pertama adalah Volga Bulgaria pada tahun 922. Kaum Tatar mewarisi agama Islam dari negeri itu. Kemudian kebanyakan orang Turki Eropa dan Kaukasia juga menjadi pengikut Islam.

Islam di Rusia telah berkembang pada awal penaklukan kawasan Volga Tengah pada abad ke-16, yang membawa orang Tatar dan Turk di kawasan Volga Tengah ke dalam negeri Rusia.

Pada abad XVIII dan XIX, penaklukan Rusia di kawasan Kaukasus Utara membawa orang-orang Muslim dari kawasan ini seperti Dagestan, Chechen, Circassia, Ingush, dan lain-lain pelosok negara Rusia.

Kini terdapat sekitar 30 juta Muslim di Rusia, sekurang-kurangnya 29 persen dari total jumlah penduduk dan memposisikan Islam sebagai agama  terbesar ke dua di Rusia. Mayoritas masyarakat  Islam Rusia tinggal di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia seperti Avar, Adyghe, Balkar, Nogai, Chechnya dan  Dagestan.

Di Volga Basin masyarakat Tatar dan Bashkir adalah pemeluk agama Islam. Banyak Muslim juga tinggal di Perm Krai , Ulyanovsk, Samara, Nizhny , Novgorod, Tyumen, dan Leningrad Oblast .

Saat ini terdapat lebih dari dua juta warga Rusia beragama Islam bermukim di Moskow. Untuk pertama kali dalam sejarah, pemimpin Rusia, Vladimir Putin mengangkat Muslim sebagai menteri dalam kabinetnya sebagai pengakuan politis terhadap eksistensi Muslim Rusia.

Penulis adalah pembelajar sejarah peradaban dunia


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

Tiba di Amman, Prabowo Disambut Putra Mahkota hingga Dikawal Jet Tempur

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit Didorong Optimisme AI

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:14

KPK Bakal Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Kasus Suap Importasi

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:55

Duduk Bareng Bahas Ritel: Upaya Mendag Sinkronkan Aturan dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:39

Mantan PM Norwegia Dirawat Serius Usai Dugaan Percobaan Bundir di Tengah Skandal Epstein

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:26

Indeks STOXX 600 Naik 0,23 Persen, Dekati Rekor Tertinggi di Tengah Dinamika Tarif AS

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:16

Kemenag Kejar Target: Dana BOP dan BOS Rp4,5 Triliun Harus Cair Sebelum Lebaran 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:05

NasDem Berpeluang Mengusung Anies Lagi

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:51

Roy Suryo Cs versus Penyidik Polda Metro Makin Seru

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:34

Yuk Daftar Mudik Gratis 2026 Kota Bandung

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:24

Selengkapnya