Berita

Sohibul Iman dan ojol/Net

Politik

Presiden PKS Siap Perjuangkan Tritura Ojol

SABTU, 09 MARET 2019 | 22:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) mendatangi Kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, Sabtu (9/3). Pengemudi ojol yang mengatasnamakan diri Forum Ojek Online (Forjol) datang untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Kedatangan mereka disambut langsung Presiden PKS, Sohibul Iman. Tanpa basa-basi, Ketua Forjol, Ari Hasan langsung menyampaikan tiga tuntutan rakyat (tritura) ojol.

Tuntutan pertama, mereka meminta aga payung hukum bagi transportasi daring segera dibenahi.


"Sudah diketahui khalayak umum kami tidak punya payung hukum apakah kami ini transportasi umum atau pribadi? sehingga efeknya muncul masalah di jalanan," terangnya.

Tuntutan kedua, sambung Ari, membangun kemitraan antara pengemudi dan aplikator yang benar-benar setara, tidak semu serta tentukan tarif dan bagi hasil yang adil dan layak agar pengemudi sejahtera.

"Kami dianggap mitra tetapi tidak mitra kerena tidak pernah didengar oleh perusahaan aplikasi. Akhirnya karena tidak dianggap mitra yang sejajar, perusahan aplikasi menentukan tarif semaunya tidak mendengarkan kami," keluh Ari.

Sementara tuntutan terakhir, mereka ingin terdaftar sebagai BPJS dan iurannya jadi tanggung jawab negara.

Sohibul Iman mengaku paham dengan tuntutan yang disuarakan ojol. Dia juga menegaskan PKS siap memperjuangkan hal tersebut dalam produk aturan perundangan.

"Seharusnya memang Pemerintah dan DPR bisa responsif mengatur setiap model bisnis baru yang muncul seperti aplikasi ojek daring," urainya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya