Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Jubir BPN: Soal RG, Sekjen PDIP Asal Ngoceh

SABTU, 09 MARET 2019 | 21:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sindiran Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bahwa permintaan maaf saja tidak cukup bagi filsuf dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung (RG) yang telah menyinggung pahlawan nasional, KH Agus Salim menuai kritik kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Ferdinand Hutahaean menilai sindiran Hasto yang meminta Rocky menanggalkan kewarganegaraan merupakan pernyataan yang asal dan kerdil sebagai seorang politisi.

"Hasto itu asal bicara, asal ngomong, asal ngoceh. Saya pikir itu omongan politisi yang kerdil dan cetek! Dia justru tidak punya jiwa kenegarawanan," tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (9/3).


Ferdinand menilai, Hasto telah keliru dalam menangkap substansi ucapan RG. Jika dilihat secara utuh, kata Ferdinand, justru Rocky sedang memuji kepiawaian seorang Agus Salim dalam berdiplomasi.

"Rocky Gerung (RG) itu tidak menghina, tidak mengejek, dan tidak melecehkan KH Agus Salim. Tapi justru RG sedang bercerita kisah tentang betapa hebatnya KH Agus Salim," kata Ferdinand.

Menurut Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat itu, Hasto tidak paham dengan konteks, tapi kemudian serampangan dalam memberi pernyataan.

"Hasto harus melihat konteksnya secara luas baru bicara. Dia sedang berbicara yang dia tidak pahami konteksnya," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya