Berita

Prabowo di Garut/Net

Politik

Habiskan Sisa Hidup Untuk Mengabdi, Alasan Prabowo Maju Pilpres

SABTU, 09 MARET 2019 | 20:42 WIB | LAPORAN:

Calon presiden Prabowo Subianto menegaskan kehadirannya kembali di Pilpres 2019 adalah untuk mengabdikan diri untuk rakyat Indonesia.

Penegasan itu dia sampaikan kembali saat bersilaturahmi dengan kiai, ulama dan masyarakat di Pondok Pesantren Darussalam, Garut, Jawa Barat, Sabtu (9/3).

Kepada masyarakat Garut Prabowo bercerita bahwa bentuk pengabdian itu adalah dengan berupaya memperbaiki kondisi ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan untuk rakyat.


“Insyaallah saat saya mendapat mandat dai rakyat, sisa hidup saya akan saya abdikan untuk bangsa dan rakyat. Saya akan berantas korupsi. Saya akan perbaiki kehidupan ekonomi rakyat,” terangnya.

Salah satu yang turut menjadi fokusnya adalah membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan memastikan rakyat Indonesia bisa hidup dengan adil dan makmur.  

“Rakyat harus bisa senyum karena punya pekerjaan. Indonesia harus adil makmur,” tegasnya.

Karenanya, lanjut Prabowo, dirinya meminta doa restu kepada para kiai dan ulama serta masyarakat agar pemilu 17 April 2019 berjalan lancar, aman, serta berlangsung jujur dan adil.

"Saudara-saudara sekalian, kalian sudah harus mengerti bagaimana dan apa yang harus dilakukan pada 17 April 2019 untuk Indonesia Menang. Bawa kabar ini kepada saudara, sanak kerabat di rumah masing-masing," tegas ketua umum Gerindra itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya